Senin, 04/03/2024 - 06:56 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Beda dengan Jokowi Gencar Bangun Jalan Tol, Anies Baswedan Ingin Perbanyak Jalur Kereta Api

BANDA ACEH -Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan mengungkapkan dirinya lebih memilih untuk memperbanyak operasional jaringan kereta api di Indonesia sebagai akses transportasi.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

Pandangan Anies ini berbeda dengan kebijakan Presiden Joko WIdodo (Jokowi) yang selama memerintah dua periode terakhir menggencarkan pembangunan jalan tol hingga ribuan kilometer.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

Hal ini disampaikan Anies dalam pemaparan secara daring di Rakernas Masyarakat Transportasi Indonesia, Rabu, 6 Desember malam.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

“Kami berharap bisa lebih mengaktifkan jalur kereta api antarwilayah, khususnya di Pulau Jawa, banyak sekali jalur-jalur rel Kereta Api yang perlu diaktifkan lagi,” kata Anies.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional
Berita Lainnya:
Gagal Terpilih, Caleg Asal Garut Tutup Akses Jalan, Polisi: Sedang Upaya Musyawarah

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini memandang, diperlukan penambahan jumlah armada kereta api yang beroperasi.

ADVERTISEMENTS

Sehingga, intensitas keberangkatan armada per hari yang masih sedikit bisa ditingkatkan. Hal ini, lanjut Anies, juga akan mengubah kebiasaan masyarakat yang selama ini lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

“Kita akan bisa memindahkan lebih banyak orang dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum yang berbasis kereta api. Ini khusus di Jawa,” ungkap Anies.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
Ruko Konveksi di Jaktim Kebakaran, Empat Orang Meninggal dan Kerugian Rp 1 Miliar

Sementara, untuk di luar Jawa, Anies menginginkan penambahan pembangunan jalur kereta api antarkota peningkatan intensitas perjalanan menggunakan kereta api.

Menurutnya, pengaktifan jalur dan penambahan jaringan kereta api antarwilayah lebih efisien dan memiliki fungsi lebih maksimal dibanding jalan tol.

“Ini investasinya sebenarnya bisa lebih kecil daripada membangun jalan tol, memiliki safety yang lebih tinggi, kemudian efek polusinya juga lebih rendah, dan akan bisa membangun perasaan kesetaraan yang lebih tinggi dibandingkan dengan berbasis kendaraan pribadi,” imbuhnya.

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi