Selasa, 27/02/2024 - 19:24 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Ekonom: Peningkatan Ekspor dan Investasi Kunci RI Jadi Negara Maju

ADVERTISEMENT

Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (28/12/2022).

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

JAKARTA — Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti mengatakan peningkatan nilai ekspor dan investasi menjadi kunci Indonesia terlepas dari jebakan negara berpendapatan menengah sehingga menjadi negara maju.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

“Meningkatkan nilai ekspor dilakukan dengan mengolah ekspor komoditas mentah menjadi ekspor produk jadi,” kata Esther disiarkan ANTARA di Jakarta, Jumat (8/12/2023).

ADVERTISEMENT

Selain meningkatkan ekspor produk yang punya nilai tambah dan mendorong lebih banyak investasi masuk ke Indonesia, Esther menuturkan pemerintah juga perlu meningkatkan kualitas pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas yang akan membawa kemajuan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
Logistik Tim Balap F1 Powerboat Tiba di Danau Toba

Menurut dia, ekspor Indonesia masih berbasis komoditas. Oleh karenanya, Indonesia harus melakukan pergeseran dari ekspor barang mentah menjadi produk jadi dan bernilai tambah.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

Potensi ekspansi ekspor Indonesia untuk produk bernilai tambah tinggi perlu dioptimalisasi melalui hilirisasi komoditas berbasis sumber daya alam yang didukung oleh investasi di sektor tersebut. Strategi untuk mewujudkan hal tersebut antara lain memastikan rantai pasok (supply chain) lengkap dari bahan baku sampai dengan industri produsen barang jadi tersedia di Indonesia termasuk industri pendukungnya. Infrastruktur pendukung kawasan industri juga harus disediakan seperti listrik, air, energi dan jalan, perumahan, hingga sekolah untuk keluarga para karyawan pabrik.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Selanjutnya, regulasi harus konsisten, tidak berbelit serta jelas untuk mendukung kelangsungan semua industri itu. Transparansi penyelesaian masalah jika ada kasus di industri terkait dan melalui penanganan kasus cepat dan jelas.

Berita Lainnya:
BPOLBF: Budaya Manggarai Jadi Basis Nilai Pengembangan Parapuar

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan berkomitmen terus mendukung pelaku usaha, khususnya eksportir dengan kebijakan yang mempermudah dan menghilangkan hambatan ekspor produk Indonesia dalam memasuki pasar internasional.

“Tugas Kemendag (Kementerian Perdagangan) mendukung pelaku usaha eksportir. Oleh karena itu, aturan ekspor harus dipermudah, jangan sampai ada yang menghambat untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jika ada hambatan-hambatan ekspor laporkan saja,” ujar Mendag saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) ke-1 2023 di Jakarta, Senin (6/3/2023).

 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi