Selasa, 27/02/2024 - 20:46 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Sandiaga: Dana Tourism Fund untuk Sektor Parekraf Capai Rp 2 Triliun

ADVERTISEMENT

JAKARTA — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, dana yang dikucurkan Tourism Fund untuk sektor parekraf mampu mencapai Rp 2 triliun setiap tahun.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

 

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

“Diproyeksikan dana yang akan dikeluarkan melalui Indonesia Tourism Fund dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa mencapai Rp 2 triliun setiap tahun. Dan ini akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan,” ujar Sandiaga di Jakarta, Jumat (8/12/2023).

ADVERTISEMENT

 

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

Agar dana tersebut dapat berdampak bagi perekonomian Indonesia, pihaknya bakal melakukan kurasi pada sejumlah perhelatan/kegiatan (event) sehingga kegiatan yang dihadirkan mampu berdampak pada kesejahteraan masyarakat lokal dan membuka lapangan kerja.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard
Berita Lainnya:
Warga Malaysia Serukan Boikot, Family Mart Sebut tak Berurusan dengan Israel

 

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Pihaknya juga bakal menghadirkan kegiatan-kegiatan berkelas dunia yang dihadirkan di lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) pada 2024 melalui dukungan dana itu.

 

Upaya tersebut dilakukan, berkaca pada kesuksesan ajang balap MotoGP yang mampu memberikan nilai tambah kepada Indonesia sebesar Rp 4,5 triliun pada 2022.

 

Sementara itu, hingga Oktober 2023, Nusa Tenggara Barat (NTB) tercatat dengan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) tertinggi sebagai imbas adanya ajang balap kelas kaisar itu.

Berita Lainnya:
Pemerintah Impor 1,6 Juta Ton Beras, Airlangga: Produksi Turun

 

“Ini yang semakin memberikan semangat kita untuk menyelenggarakan kegiatan pada 2024 dengan dukungan dari Indonesia Tourism Fund,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga juga mengungkapkan, adanya penambahan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun untuk menyelesaikan pengembangan di 5 DPSP sebelum berakhirnya masa pemerintahan Presiden Joko Widodo di tahun 2024.

 

“Harapannya agar pariwisata dan ekonomi kreatif bisa menjadi lokomotif dan menggantikan ekonomi ekstraktif. Dimana targetnya mencapai di atas 10-12 persen pada 2030-2045 seiring dengan perubahan transformasi dari ekonomi Indonesia yang menuju ekonomi hijau,” katanya.

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi