Senin, 17/06/2024 - 12:15 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Murid TK Hingga SMA Dinilai Perlu Dapat Kurikulum Penanganan Bencana

Siswa mengikuti simulasi rutin kebencanaan (ilustrasi). Indonesia dinilai memerlukan integrasi kurikulum bencana.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

JAKARTA — Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Bencana Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dimas Dwi Saputro menegaskan Indonesia memerlukan integrasi kurikulum bencana. Kurikulum tersebut dinilai diperlukan dalam pendidikan mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

“Pendidikan di Indonesia harus mempunyai kurikulum penanganan bencana dan cara berlindung dari bencana gempa bumi,” kata dia dalam diskusi daring bertajuk “Antisipasi Permasalahan Kesehatan Anak Pada Situasi Gempa Bumi” di Jakarta, Selasa (12/12/2023).

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Di tingkat pendidikan TK, ia optimistis bahwa mengajarkan konsep bermain sambil berlindung dapat dilakukan dengan mudah. “Statistik mengatakan gempa itu paling lama tujuh sampai 10 menit tidak lebih daripada itu, tapi rata-rata gempa itu berkisar satu sampai tiga menit,” kata dia.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
Minggu Ke Empat Jadi Masa Paling Menantang Saat Berhenti Merokok, Bagaimana Mengatasinya?

Oleh karena itu, dia mengatakan bahwa dengan melatih anak-anak untuk berlindung di bawah meja yang kokoh dapat menjadi cara efektif untuk meningkatkan kesiapsiagaan mereka terkait dengan bencana berupa gempa bumi. “Hal seperti itu dapat memberikan dasar penting bagi anak-anak untuk memahami prinsip keselamatan dalam menghadapi bencana, seperti gempa. Jadi kita doktrin anak kita kalau ada gempa jangan panik lindungi kepala dan tetap waspada,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Dimas mengatakan penerapan pendekatan mitigasi bencana gempa bumi dapat berbeda-beda sesuai dengan usia anak-anak. “Jadi untuk anak-anak beda-beda usia beda-beda pula cara pendekatannya dengan usia remaja,” kata dia.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh
Berita Lainnya:
BMKG Tambah Sensor Gempa Tingkatkan Peringatan Dini Bencana di Indonesia

Dia mengemukakan tentang perlunya memahami tahap perkembangan anak agar strategi mitigasi dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan setiap kelompok usia. Selain itu, kata dia, hal tersebut dapat menciptakan pendekatan yang lebih efektif dan relevan dalam melibatkan anak-anak sebagai upaya pencegahan dan respons terhadap bencana gempa.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Untuk anak-anak yang lebih besar, penting juga mereka diajarkan bagaimana membantu adik-adik mereka dalam mempersiapkan perlengkapan pribadi saat menghadapi gempa,” kata Dimas.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

sumber : Antara

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

أَفَحَسِبَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَن يَتَّخِذُوا عِبَادِي مِن دُونِي أَوْلِيَاءَ ۚ إِنَّا أَعْتَدْنَا جَهَنَّمَ لِلْكَافِرِينَ نُزُلًا الكهف [102] Listen
Then do those who disbelieve think that they can take My servants instead of Me as allies? Indeed, We have prepared Hell for the disbelievers as a lodging. Al-Kahf ( The Cave ) [102] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi