ADVERTISMENT
ACEH
ACEH

Lagi-Lagi 4 Tersangka Sabu-Sabu Diringkus Polsek Banda Sakti

LHOKSEUMAWE – Personel Polsek Banda Sakti mengamankan empat tersangka penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu di sebuah rumah di Desa Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Selasa kemarin (16/1/2024) sekira pukul 19.50 WIB.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto melalui Kapolsek Banda Sakti, Ipda Arizal mengatakan, ke empat tersangka yang diamankan yakni MUS (31), KH (25), MU (28) dan MI (25) warga Kota Lhokseumawe.

“Ke empat tersangka ini ditangkap di sebuah rumah,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima HARIANACEH.co.id Rabu (17/1/2024).

Lanjutnya, penangkapan para tersangka ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di lokasi tersebut ada transaksi Narkotika jenis sabu-sabu. Kemudian, personel melakukan penyelidikan. “Ketika kita mendatangi rumah tersebut dan berhasil menangkap tersangka yang saat itu dua tersangka berada di depan rumah dan dua lainnya di dalam rumah,” pungkas Kapolsek.

Berita Lainnya:
Kekacauan Israel Usai Dibombardir Iran, CCTV Dirusak Polisi, Ribuan Warga Mau Kabur ke Luar Negeri

Selanjutnya, kata Ipda Arizal, personel melakukan penggeledahan rumah dan menemukan barang bukti 29 paket sabu-sabu seberat 5,54 gram yang disembunyikan salah satu tersangka di bawah ember bekas cat. Selain itu, personel juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp940 ribu, hp android serta satu unit sepeda motor jenis matic.

Berita Lainnya:
Buka Rakernis Bidpropam 2026, Kapolda Aceh Tekankan Propam sebagai Garda Etik Polri

“Saat diinterogasi, tersangka mengaku barang tersebut diperoleh dengan dengan car membeli dari seseorang berinisial HE di Kandang, Muara Dua, Kota Lhokseumawe,” sebutnya.

Tambah kapolsek, untuk penyelidikan lebih lanjut ke empat tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolsek Banda Sakti, Polres Lhokseumawe. Ke empat tersangka ini akan dijerat Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 114 Ayat (1) Jo pasal 132 Jo Pasal 131 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

image_print
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya