NASIONAL
NASIONAL

Cerita Sedih Kegagalan Food Estate di Sumut: 80 Persen Lahan Kini Terlantar

Menurut dia, pada tahap awal petani yang diminta menanam komoditi seperti bawang putih, bawang merah, dan kentang tidak mendapat pendampingan yang memadai. Ketika panen perdana, Delima menyebut pemerintah sempat mengklaim sebagai keberhasilan. “Namun oleh masyarakat dianggap gagal karena hasil panennya sedikit,” ujarnya.

Tata kelola food estate makin kacau, kata Delima, ketika pemerintah kabupaten mewajibkan warga menjual hasil panen ketika itu ke Koperasi Usaha Bersama. Lembaga keuangan itu bentukan Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor.

Sistem kerja koperasi itu, menurut Delima, setiap hasil panen petani bakal dipotong sebesar 40 persen. Skema itu bakal dipakai 10 persen untuk keperluan operasional koperasi, sisanya 30 persen buat modal penanaman berikutnya atau modal bibit. “Parahnya pengelola koperasi bukan petani, tapi orang dari kabupaten, malah orang koperasinya kabur membawa uang simpanan petani,” ungkapnya.

Berita Lainnya:
Kasus Viral Pedagang Es Gabus, Polisi yang Diduga Aniaya Suderajat Dinyatakan Tak Bersalah

Petani yang menyerahkan seluruh hasil panennya ke koperasi, kata Delima, akhirnya tidak lagi memiliki modal buat menanam. Mereka ini pun kembali ke pertanian awal seperti kopi dan andaliman. 

Kegagalan food estate di Sumatera Utara juga diakui oleh Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan. Sebelumnya, Oloan mengaku miris dengan klaim keberhasilan proyek food estate atau lumbung pangan oleh pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 2 Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka. Klaim tersebut disampaikan di banyak kesempatan, selain di forum Debat calon presiden.

“Kami sebagai wakil bupati miris mendengarkan. Jadi di tempat kami ini ada namanya food estate. Food estate itu seharusnya hanya komoditi kentang, bawang merah, bawang putih, namun sekarang hampir tiga tahun ini tidak dipedulikan,” kata Oloan melalui sambungan telepon dengan Tempo, Selasa, 23 Januari 2024.

Berita Lainnya:
Isu Reshuffle Kabinet, Prabowo Subianto Singkirkan Lagi "Orang Jokowi"

Menurut Oloan, mandeknya food estate di wilayahnya tidak terlepas dari minimnya penganggaran, baik dari Kementerian Pertanian maupun dari pemerintah kabupaten. “Bersyukurnya kami sempat dapat pembangunan infrastruktur jalan, kurang lebih sekitar 10 kilometer dari jalan raya,” kata dia.

Kegagalan food estate tidak hanya terjadi di Sumatera Utara. Food estate di Kalimantan Tengah juga gagal. Seperti food estate kebun singkong di Kabupaten Gunung Mas yang dikelola oleh Kementerian Pertahanan di bawah Prabowo Subianto. Ratusan hektare lahan di sana terlantar karena ternyata tanah tidak cocok untuk singkong. Padahal, untuk membuat lahan tersebut pemerintah membabat ratusan hektar hutan. Kini yang tersisa hanya kerusakan lingkungan. Pemukiman warga di desa sekitar lahan kebanjiran setiap musim hujan karena hutan telah rusak.

image_print
1 2 3
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
A

Novita Sari Yahya

20 Feb 2026

Ibu yang Menjaga Api Kehormatan
A

Asmaul Husna

20 Feb 2026

Nyanyian Rindu
A

Redaksi

20 Feb 2026

Bedah Buku – Of Grammatology
A

Rosadi Jamani

20 Feb 2026

Kadis Kesehatan Itu Gugur di Meja Kerja
A

Paulus Laratmase

20 Feb 2026

Fenomena, Kekuasaan, dan Realitas Sosial
A

Tabrani Yunis

20 Feb 2026

Perjalanan Suci Sang Mentari
A

Redaksi

20 Feb 2026

Personal Branding
A

Redaksi

20 Feb 2026

Filosofi Jarimu
A

Tabrani Yunis

19 Feb 2026

Produktif Menulis, Kala Puasa Ramadan
A

Tabrani Yunis

18 Feb 2026

Kelas Afirmasi Masih Perlu
A

Novita Sari Yahya

17 Feb 2026

Percakapan Sunyi di Ambang Kekuasaan

Reaksi

Berita Lainnya