Rabu, 24/04/2024 - 16:57 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Mewaspadai Risiko Efek Samping di Balik Obat ‘Pelangsing’ Ozempic

ADVERTISEMENTS

 JAKARTA — Ozempic pada dasarnya merupakan obat yang ditujukan untuk pasien diabetes tipe 2. Obat ini memiliki bahan aktif yang sama dengan obat pelangsing Wegovy, yaitu semaglutide. Oleh karena itu, sebagian orang kerap menggunakan Ozempic di luar indikasi sebagai obat untuk menurunkan berat badan.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

“Meski obat (Ozempic) ini tidak disetujui sebagai obat pelangsing, sebagian orang yang menggunakan Ozempic dalam sejumlah studi mengalami penurunan berat badan,” ungkap Healthline seperti dikutip dari laman resminya, pada Jumat (2/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Baik Ozempic maupun Wegovy sama-sama diproduksi oleh perusahaan farmasi Novo Nordisk. Ozempic mendapatkan izin edar sebagai obat diabetes tipe 2, sedangkan Wegovy mendapatkan izin edar sebagai obat penurun berat badan untuk orang obesitas atau orang kegemukan dan memiliki masalah kesehatan terkait kelebihan berat badan.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Pakai Kipas Angin Sebabkan Paru-paru Basah, Mitos atau Fakta?

Ozempic merupakan obat yang diberikan dengan resep dokter dengan frekuensi satu kali per pekan. Karena memiliki efek penurun berat badan, penjualan Ozempic sempat melesat tinggi pada 2023, seperti dilansir Forbes Health. Sejumlah studi juga menunjukkan bahwa penyandang diabetes tipe 2 yang menggunakan metformin dan Ozempic sebanyak 2 mg per pekan selama 40 pekan mengalami penurunan berat badan hingga 15 pon atau sekitar 6,8 kg.

ADVERTISEMENTS

 

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Menurut dokter spesialis penyakit dalam dengan kekhususan di bidang pengobatan obesitas, Veronica R Johnson MD, Ozempic bekerja dengan banyak organ di dalam tubuh. Di dalam lambung misalnya, Ozempic akan memperlambat proses pengosongan lambung. Sedangkan di pankreas, Ozempic akan menstimulasi pelepasan insulin.

Tak hanya itu, penggunaan Ozempic juga turut memberikan dampak bagi otak. Ketika digunakan, Ozempic dapat mengirimkan sinyal ke otak yang bisa menurunkan rasa lapar dan memperpanjang rasa kenyang.

Berita Lainnya:
Dokter: Puasa tak Berarti Otomatis Menurunkan Gula Darah Dalam Tubuh

Menurut Dr Johnson, beberapa dokter mungkin akan meresepkan Ozempic kepada individu tanpa diabetes untuk membantu mengelola berat badan mereka. Akan tetapi, praktik ini dianggap sebagai praktik off label atau di luar indikasi karena Ozempic belum mendapatkan izin dari  Food and Drug Administration (FDA) sebagai obat pengelola berat badan.

Dengan kata lain, meski sama-sama mengandung semaglutide, Ozempic dan Wegovy tidak bisa menjadi pengganti antara satu sama lain. Alasannya, Ozempic dan Wegovy memiliki dosis semaglutide yang berbeda. Selain itu, Ozempic hanya diperuntukkan bagi orang dewasa, sedangkan Wegovy bisa digunakan oleh individu berusia 12 tahun ke atas bila memenuhi kriteria indeks massa tubuh tertentu.

Untuk pasien diabetes tipe 2 yang obesitas….

 

 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi