Senin, 20/05/2024 - 13:49 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

Perketat Keamanan, Pakistan Tangguhkan Layanan Telepon Genggam Saat Pemilu

Masyarakat memberikan suara mereka di TPS saat pemilihan umum di Peshawar, Pakistan, 8 Februari 2024.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

ISLAMABAD — Kementerian Dalam Negeri Pakistan mengatakan negara itu akan menangguhkan sementara layanan jaringan telepon genggam untuk memperketat keamanan. Saat pemungutan suara pemilihan umum digelar pada Kamis (8/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Keputusan pemerintah ini disampaikan setelah melonjaknya serangan milisi menjelang pemungutan suara dan satu hari setelah mantan Perdana Menteri Imran Khan yang divonis hukuman penjara mengajak pendukungnya untuk menunggu di luar tempat pemungutan suara sampai hasil pemilihan diumumkan.

Berita Lainnya:
China Ragukan Pengelolaan TEPCO atas Air Olahan PLTN Fukushima

“Sebagai akibat dari insiden terorisme di negara kami baru-baru nyawa yang berharga hilang, langkah keamanan sangat penting untuk menjaga hukum dan ketertiban umum dan menghadapi setiap ancaman, oleh karena itu layanan jaringan telekomunikasi di seluruh negeri ditangguhkan sementara,” kata Kementerian Dalam Negeri Pakistan dalam unggahannya di media sosial X, Rabu (7/2/2024).

Dua ledakan di dekat kantor pemilihan umum di Provinsi Balochistan pada Rabu kemarin menewaskan 26 orang. Di aplikasi kirim-pesan Telegram, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.  

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Media Gaza: Statistik AS dan Israel Mengenai Bantuan tentang Bantuan Hanya Tipu-tipu

Beberapa kelompok termasuk Taliban Pakistan (TTP) dan kelompok milisi separatis Baloch menolak negara Pakistan dan mereka menggelar serangkaian serangan dalam beberapa bulan terakhir. Pakistan dalam siaga tinggi.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Puluhan ribu tentara dan pasukan…

sumber : Reuters

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi