Minggu, 21/04/2024 - 22:05 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

HIBURAN

Detik-detik Seniman Kondang ISI Solo Meninggal Dunia di Panggung Kampanye Ganjar-Mahfud

ADVERTISEMENTS

BANDA ACEH – Salah seorang seniman kondang dari Institut Seni Indonesi (ISI) Solo meninggal dunia di tengah acara kampanye Hajatan Rakyat pasangan capres-cawapres Ganjar PranowoMahfud MD di Solo, Sabtu (10/2).Dia adalah Blacius Subono yang merupakan salah satu dalang di Jurusan Pedalangan ISI Solo.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Saat kejadian, Blacius Subono berperan sebagai Semar dan menyambut kedatangan Ganjar-Mahfud sebelum memasuki Benteng Vastenburg.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Subono sendiri tampil setelah tarian selamat datang ditampilkan di atas panggung yang berada di depan Balai Kota Solo.

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
PA 212 Siap Pasang Badan untuk Hakim MK

Kabar meninggalnya Blacius Subono saat mengikuti kampanye Ganjar-Mahfud dibenarkan budayawan asal Kota Solo, ST Wiyono.

“Iya, sudah dengar (kabar Blacius Subino meninggal,Red),” kata Wiyono saat dihubungi wartawan.

Menurut dia, Subono yang memakai kostum Semar tiba-tiba ambruk setelah adegan terkahir pertunjukan wayang di Plasa Balai Kota Solo. Atau bertepatan dengan penyerahan wayang.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
Lima Karakter Film Yang Gagal Mencapai Potensi Sebenarnya

Subono bahkan masih sempat bersalaman dengan Ganjar dan Mahfud.

“Itu adegan terakhir, sudah selesai sebelumnya. Masih sempat bersalaman dengan Pak Ganjar dan Mahfud kan. Saat penyerahan wayang Pak Bono jatuh dan pada kaget semua,” ungkapnya.

Wiyono menyebut bahwa saat pentas, suara Blacius Subono sudah terdengar parau.

Menurutnya hal tersebut akibat terlalu capek.

“Untuk penyebab pastinya (meninggal) saya kurang tahu,” ujarnya. 

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi