Minggu, 21/04/2024 - 22:11 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

44 Warga Palestina Gugur dalam Serangan Udara Israel di Rafah

ADVERTISEMENTS

Warga Palestina melihat bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Rafah, Jalur Gaza, Jumat, 9 Februari 2024.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

YERUSALEM — Negara-negara tetangga Israel dan para mediator utama memperingatkan akan adanya bencana dan dampak jika militer Israel melancarkan invasi darat di kota Rafah di Gaza selatan. Para pejabat Gaza mengatakan serangan udara Israel telah menewaskan sedikitnya 44 warga Palestina, termasuk lebih dari puluhan anak-anak, di Rafah.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Rusia Kembali Tuduh Ukraina Serang PLTN Zaporizhzhia

Dikutip dari laman ABC, insiden tersebut terjadi beberapa jam setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan ia telah memerintahkan militer untuk merencanakan evakuasi ratusan ribu orang menjelang invasi. Dia tidak memberikan rincian atau garis waktu apapun.

ADVERTISEMENTS

Pada Sabtu (10/2/2024), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk memobilisasi tentara cadangan dalam persiapan serangan darat di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan. Menurut media lokal Channel 13, Kepala Staf Umum Herzi Halevi mengatakan bahwa militer Israel siap menjalankan misi apa pun.

Berita Lainnya:
Siap Akui Kemerdekaan Palestina, PM Spanyol Bakal Yakinkan Negara-Negara Eropa

“Tetapi ada aspek politik yang harus ditangani terlebih dahulu,” ujar Halevi.

Seorang pejabat senior Israel, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan kepada media itu bahwa “operasi di Rafah semakin dekat”. Sebelumnya, Netanyahu pada Jumat memerintahkan militer untuk mengajukan dua rencana evakuasi penduduk Palestina dari Rafah.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

sumber : Antara, Anadolu

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi