Kamis, 29/02/2024 - 03:15 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Netanyahu Terus Cari Alasan untuk Melanjutkan Perang 

ADVERTISEMENTS

Asap dan ledakan menyusul pemboman Israel di Jalur Gaza, terlihat dari Israel selatan, Ahad (1/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

TEL AVIV — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan 132 sandera masih “cukup” untuk menjadi alasan untuk melanjutkan perang di Gaza. Ditanya tentang berapa banyak sandera yang masih hidup, Netanyahu menjawab “cukup untuk menjamin upaya yang kami lakukan.”

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

“Kami akan mencoba terbaik yang bisa kami lakukan untuk memulangkan mereka hidup-hidup dan sejujurnya, jenazah mereka yang tewas,” kata Netanyahu dalam wawancara di program “This Week” dengan stasiun televisi ABC, Ahad (11/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj
Berita Lainnya:
Pembagian Bansos Jelang Pemilu Tembus Rekor, Jubir AMIN: Demi Meraih Dukungan Suara Pemilih?

Otoritas Kesehatan Gaza mengatakan, sekitar 28 ribu orang tewas dalam serangan sipil di pemukiman Palestina itu sejak perang pecah awal Oktober lalu. Pihak berwenang kesehatan Palestina mengatakan 70 persen korban tewas merupakan perempuan atau anak-anak di bawah 18 tahun.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional
Berita Lainnya:
Bikin Malu! Geng Copet Indonesia Beraksi di Thailand, Uang Rp 137 Juta Dicuri

Organisasi Kesehatan Dunia menggambarkan sistem laporan jumlah kematian Kementerian Kesehatan Palestina “sangat baik.” Lembaga PBB kerap mengutip angka yang disajikan kementerian sebagai angka resmi. Israel mengklaim Hamas membunuh 1.200 orang dan menculik 240 lainnya dalam serangan mendadak 7 Oktober 2023. 

ADVERTISEMENTS

sumber : reuters

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi