Jumat, 19/04/2024 - 03:17 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

OTOMOTIF
OTOMOTIF

Ini Alasan Pembuat Baterai China Unjuk Gigi ‘Membantai’ Dominasi Tesla

ADVERTISEMENTS

BYD berhasil mengalahkan dominasi Tesla di bidang kendaraan listrik.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

 JAKARTA — Awalnya, BYD China merupakan produsen baterai dan mencoba membuat mobil, ketika diluncurkan pada 2007. Saat itu, eksekutif asal Amerika Serikat ada yang menertawakan cat mobil yang tidak bagus dan pintunya yang kurang cocok dengan model mobilnya.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Mereka (mobil BYD) adalah bahan tertawaan industri,” ujar analis mobil China, Michael Dunne, melansir Times of India. Tapi sekarang, tidak ada yang menertawakan BYD.

ADVERTISEMENTS

Tahun lalu, Tesla kalah telak dengan BYD, dalam hal penjualan mobil listrik. BYD membangun pabrik perakitan di Brasil, Hungaria, Thailand, dan Uzbekistan, kini bersiap juga untuk membangun di Indonesia dan Meksiko. BYD juga memperluas pasarnya ke Eropa.

Berita Lainnya:
Pertamina NRE-VKTR Sepakati Inisiatif Berkelanjutan Kendaraan Listrik

Penjualannya sudah mencapai satu juta unit dalam dua tahun terakhir. Pencapaian ini terakhir kali terjadi pada penjualan General Motors di 1946, itupun karena perusahaan tersebut menangguhkan mobil customer selama empat tahun dampak dari Perang Dunia II.

 

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Berbasis di Shenzhen, BYD menunjukkan bagaimana China dapat memanfaatkan dominasi negaranya, khususnya pada mobil listrik. BYD memimpin ekspor mobil listrik dan bahkan membuat kapal pengangkut mobil terbesar di dunia.

Berita Lainnya:
Siap Siaga Mudik, Suzuki Hadirkan Bengkel Motor dan Mobil di 66 Titik di Indonesia

Kapal yang diberi nama BYD Explore No. 1 berlayar dari Shenzhen dengan 5.000 mobil listrik, dan ditargetkan tiba di Belanda pada 21 Februari 2024. Tetapi keberhasilan China dan BYD ini menjadi perlu adanya pengawasan lebih.

CEO Tesla Elon Musk memperingatkan tentang kekuatan ekspor mobil listrik China, pada pertemuan di Januari lalu. “Sejujurnya, menurut saya, jika tidak ada batasan perdagangan yang ditetapkan, maka hal tersebut akan menghancurkan sebagian besar perusahaan lain di dunia,” kata dia.

 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi