Senin, 22/04/2024 - 19:11 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

KUA Segera Layani Urusan Semua Agama Mulai Tahun Ini, Menag Yaqut Cholil Beberkan Alasannya

ADVERTISEMENTS

BANDA ACEH  – Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA) yang sebelumnya hanya melayani umat beragama islam saja.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah

Dan kali ini akan mulai bertransformasi dengan melayani tempat pencatatan pernikahan bagi semua agama.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Hal tersebut disampaikan oleh Menag Yaqut dalam Rapat Kerja Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam berjudul Transformasi Layanan dan Bimbingan Keagamaan Islam sebagai Fondasi Pembangunan Nasional yang Berkelanjutan di Jakarta, pada hari Sabtu (24/2).

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Kita sudah sepakat sejak awal, bahwa KUA ini akan kita jadikan sebagai sentral pelayanan keagamaan bagi semua agama. KUA bisa digunakan untuk tempat pernikahan semua agama,” ujarnya seperti dilansir dari Antara.

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Sidang Sengketa Hasil Pilpres di MK yang Dipastikan tanpa Anwar Usman

Ia mengatakan dengan mengembangkan fungsi KUA sebagai tempat pencatatan pernikahan selain agama islam diharapkan dapat membuat data-data pernikahan dan perceraian lebih terintegrasi dengan baik.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Karena saat ini ia masih melihat bahwa masyarakat non-islam mengurus catatan pernikahannya di catatan sipil, bukan Kementerian Agama (Kemenag).

“Sekarang ini jika kita melihat saudara-saudari kita yang non-Muslim selalu mencatat pernikahannya di pencatatan sipil. Padahal itu seharusnya menjadi urusan Kementerian Agama,” kata dia.

Selain itu, dirinya berharap agar aula-aula yang terdapat di KUA bisa digunakan untuk menjadi tempat ibadah sementara bagi umat beragama selain Islam yang masih mengalami kesulitan mendirikan rumah ibadah sendiri karena faktor ekonomi, sosial, dan lainnya.

Berita Lainnya:
OIKN Sambut Baik Pembentukan Forum Komunikasi Pengusaha IKN

“Bantu saudara-saudari kita yang non-Muslim untuk bisa melaksanakan ibadah sebaik-baiknya. Tugas Muslim sebagai mayoritas itu memberikan perlindungan terhadap saudara-saudari yang minoritas dan bukan sebaliknya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kamaruddin Amin selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Islam menyatakan bahwa pada tahun 2024 ini, pihaknya akan melakukan transformasi KUA sebagai pusat layanan keagamaan lintas agama di Indonesia.

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi