Senin, 22/04/2024 - 19:01 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Industri Kurma Israel Ketakutan Aksi Boikot di Bulan Suci Ramadan

ADVERTISEMENTS

 JAKARTA — Perang Israel yang sedang berlangsung di Gaza telah mempersulit penjualan kurma Israel di pasaran menjelang bulan suci Ramadan. Menurut laporan media Israel, Haaretz, produsen kurma Israel terpaksa menghentikan kampanye iklannya karena khawatir akan aksi boikot terhadap produk mereka.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah

Haaretz menyebut kampanye iklan senilai 550.000 dolar AS untuk mempromosikan kurma Medjool Israel dihentikan sebagai tanggapan atas ketakutan akan aksi boikot. Pengawasan terhadap produk-produk Israel di kalangan komunitas Muslim meningkat setelah pertumpahan darah di Gaza. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA
Berita Lainnya:
Diundang Presiden Xi Jinping, Presiden Terpilih Prabowo Kunjungi China

‘’Siapa pun yang mendekati rak tersebut dan melihat tulisannya ‘Produksi Israel’ akan berpikir dua kali,’’ kata seorang pengusaha yang memiliki hubungan dengan industri kurma kepada Haaretz, seperti dikutip dari middleeasteye.net, Senin (26/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Sebagian besar kurma dijual selama Ramadhan,’’ ujarnya. ‘’Di mana pun mereka (umat Muslim), bisa membeli kurma dari orang lain. Mereka akan mencoba menghukum kami.’’

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Bombardir Israel Bisa Perburuk Situasi, Rezim Iran Terancam Runtuh Imbas Keruwetan Masalah Domestik

Sekitar sepertiga ekspor kurma tahunan oleh produsen kurma Israel dilakukan selama bulan Ramadhan. Namun, aksi boikot telah mematik upaya untuk tidak membeli kurma asal Israel.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Stiker Genosida

Dalam beberapa tahun terakhir, terdapat peningkatan…..

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi