Rabu, 17/04/2024 - 10:14 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Kanselir Jerman Bantah Kemungkinan Negara Eropa akan Kirim Pasukan ke Ukraina

ADVERTISEMENTS

PARIS — Kanselir Jerman Olaf Scholz mengecilkan kemungkinan negara-negara Eropa dan negara anggota Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) akan mengirim pasukan darat ke Ukraina. Hal ini ia sampaikan satu hari setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron mengangkat prospek tersebut.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Anggota parlemen Jerman menyuarakan penolakan terhadap gagasan yang Macron angkat dalam pertemuan dengan pemimpin-pemimpin negara Eropa di Paris, Senin (26/2/2024) kemarin. Kremlin memperingatkan hal itu dapat menandai eskalasi besar.

ADVERTISEMENTS

“Sekali lagi, dalam debat yang sangat baik, dibahas dalam apa yang sudah disepakati sejak awal di antara kami  dan satu sama lain juga berlaku di masa depan, yaitu tidak ada pasukan darat, tidak ada pasukan di tanah Ukraina yang dikirim negara-negara Eropa atau negara NATO,” kata Scholz di sela pertemuan tersebut.

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Prediksi Tepat Biden Perkirakan Serangan Balasan Iran

Namun Scholz mengatakan kini pemimpin-pemimpin tampaknya bersedia membeli senjata dari negara ketiga di luar Eropa sebagai cara untuk mempercepat bantuan militer ke Ukraina. Jerman merupakan pemasok pasokan militer terbesar kedua untuk Ukraina sejak invasi skala penuh Rusia pada 2022 lalu.

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah

Namun saat menentang kemungkinan membawa aliansi NATO untuk berkonflik langsung dengan Rusia. Scholz sudah ragu untuk memasok rudal jarak jauh Taurus yang dapat menjangkau target hingga 500 kilometer ke Ukraina.

Ia menolak permintaan dari koalisinya sendiri untuk mengirim rudal tersebut. Dalam tahapan ini rudal-rudal semacam itu mungkin membutuhkan bantuan pasukan Jerman untuk dapat dioperasikan dengan presisi. Kanselir itu tidak ingin mengirim pasukan Jerman ke Ukraina.

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah

Belum diketahui bagaimana sikap negara lain terhadap gagasan Macron. Meski pemimpin Prancis itu menekankan dalam tahapan ini belum ada konsensus meski sekutu-sekutu Eropa sepakat untuk meningkatkan pasokan amunisi ke Ukraina.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal
Berita Lainnya:
Putin Ungkap Belasungkawa Atas Serangan Teater Dekat Moskow

Pada Senin kemarin sekitar 20 pemimpin Eropa berkumpul di Paris untuk mengirim pesan ke Presiden Rusia Vladimir Putin mengenai persatuan Eropa mendukung Ukraina serta membantah narasi Kremlin yang menyatakan Rusia akan memenangkan perang di tahun ketiga perang.

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%

Pada hari Selasa (27/2/2024) Kremlin memperingatkan konflik Rusia dan NATO tidak terhindarkan bila negara anggota NATO mengirim pasukan untuk berperang di Ukraina.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024

Anggota Partai Hijau yang menjadi bagian dari koalisi pemerintah Scholz, Omid Nouripour juga mengatakan gagasan mengirim pasukan belum didiskusikan dengan Jerman atau sekutu-sekutu NATO. 

AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi