Senin, 22/04/2024 - 19:16 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

AS Serukan Diplomasi untuk Hadapi Ketegangan di Lebanon

ADVERTISEMENTS

Para pekerja memeriksa kantor mereka di gudang yang hancur, satu hari setelah serangan udara Israel di kawasan industri, di kota pesisir selatan Ghaziyeh, Lebanon, (20/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah

WASHINHGTON — Amerika Serikat (AS) pada Selasa (27/2/2024) menyerukan fokus pada diplomasi untuk menyelesaikan ketegangan di Lebanon, setelah Israel memperingatkan bahwa mereka akan mengejar Hizbullah bahkan jika mereka mencapai gencatan senjata di Gaza.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

“Kami tidak ingin melihat kedua pihak meningkatkan konflik di wilayah utara,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller kepada wartawan, dikutip dari Alarabiya. Pemerintah Israel, Miller menjelaskan, telah menyatakan secara terbuka, dan mereka telah meyakinkan kami secara pribadi, bahwa mereka ingin mencapai jalur diplomasi. “Itulah yang akan terus kami kejar dan, pada akhirnya, hal itu akan membuat tindakan militer tidak diperlukan lagi,” ujarnya. 

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Buntut Serangan Iran, Biden Gerak Cepat Koordinasikan Respon Diplomatik

Miller menambahkan, Israel menghadapi ancaman keamanan yang nyata dengan ribuan orang yang meninggalkan rumah mereka di dekat Lebanon, dan menyebutnya sebagai masalah sah yang perlu ditangani.

ADVERTISEMENTS

Israel dan Hizbullah, gerakan Syiah Lebanon yang didukung oleh Iran, telah saling baku tembak sejak 7 Oktober 2023, ketika kelompok militan Palestina Hamas melakukan serangan besar di Israel. Sebagai pembalasan, Israel melancarkan operasi militer tanpa henti di Gaza yang dikuasai Hamas. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya perang habis-habisan. 

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
Turki dan Israel Berbalas Ancaman Sanksi

Israel pekan ini juga menyerang posisi Hizbullah jauh di dalam wilayah Lebanon. Pada Ahad (25/2/2024), Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan tidak akan ada penghentian tindakan Israel terhadap Hizbullah bahkan jika diplomasi yang sedang berlangsung berhasil mencapai gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera yang disita pada 7 Oktober 2023.

Prancis, dengan dukungan AS, telah mendorong rencana di mana Hizbullah dan pejuang sekutunya akan mundur sekitar 12 kilometer dari perbatasan dan Israel akan menghentikan serangan.

 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi