Sabtu, 20/04/2024 - 16:42 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Firli Bahuri ‘Hilang’, Eks Penyidik KPK Minta Polisi Lakukan Pencarian

ADVERTISEMENTS

 JAKARTA — Mantan ketua wadah pegawai KPK, Yudi Purnomo Harahap menyoroti mangkirnya tersangka eks Ketua KPK Firli Bahuri dalam pengungkapan pemerasan di Kementerian Pertanian. Yudi menyindir tindakan Firli seolah menjadi drama baru. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Yudi memantau pengacara Firli  menyampaikan kliennya sudah hadir di Polda. Tapi hal ini dibantah oleh Polda dan pada akhirnya Firli memang tidak hadir menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Yudi mendorong polisi menempuh upaya pencarian terhadap Firli. 

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Meminta agar Polda Metro Jaya tegas dengan segera melakukan pencarian terhadap Firli, menangkapnya dan menahannya karena tidak ada alasan yang patut dia tidak hadir dalam pemeriksaan karena sudah bukan ketua KPK dan dicekal keluar negeri,” kata Yudi kepada Republika, Rabu (28/2/2024). 

ADVERTISEMENTS

Publik saat ini memang bertanya-tanya soal keberadaan Firli Bahuri. Apalagi pengacara Firli mengakui sudah “lost contact” dengan kliennya.

 

Berita Lainnya:
Cermati Komposisi Hakim MK, Denny Indrayana Prediksi Gugatan Anies dan Ganjar Dikabulkan

“Memang masih ada langkah bijak yang bisa dilakukan oleh Polda yaitu memanggil kembali yang bersangkutan,” ujar Yudi. 

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Tapi Yudi memandang polisi mestinya tak lagi memberi toleransi terhadap Firli. Sebab tindakan purnawirawan polisi itu menurutnya cenderung menghambat kinerja polisi. 

“Seharusnya tidak ada lagi toleransi karena ketidakhadiran firli menghambat penyidik dalam penyelesaian berkas perkara yang ditunggu oleh masyarakat kapan Firli akan disidangkan secara terbuka di pengadilan tipikor,” ucap Yudi. 

Keberadaan tersangka korupsi Firli Bahuri kembali menghilang. Setelah mangkir dari pemeriksaan lanjutan, pada Senin (26/2/2024), mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu tak diketahui keberadaannya.

Tim pengacaranya pun mengaku kehilangan kontak dan komunikasi, serta menanyakan keberadaan Firli kepada penyidik Polda Metro Jaya. Pengacara Fahri Bachmid mengatakan  sudah tak lagi bisa berkomunikasi dengan Firli.

“Saya lost contact (hilang komunikasi) sampai hari ini. Jadi saya tidak tahu perkembangan terkini,” kata Fahri saat dihubungi wartawan via telepon dari Jakarta, Selasa (27/2/2024).

Berita Lainnya:
Ini Respons Ketua Ombudsman Soal Wacana Peleburan dengan KPK

Sebelumnya, pada Selasa (21/12/2023) Firli juga sempat ‘menghilang’ dan tak diketahui keberadaanya. Bukan cuma mangkir dari pemeriksaan di kepolisian, Firli saat itu juga mangkir dari pemeriksaan etik di Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Namun, pada Selasa (21/12/2023) malam, Firli tiba-tiba muncul di Gedung Dewas KPK menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai Ketua KPK.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya menjerat Firli dengan sangkaan Pasal 12e, atau Pasal 12B, atau Pasal 11 UU Tipikor 31/1999 juncto Pasal 65 KUH Pidana. Sangkaan tersebut terkait dengan tuduhan pemerasan, dan penerimaan uang lebih dari Rp 7,4 miliar dari tersangka korupsi eks Mentan Syahrul Yasin Limpo. Pemberian uang tersebut, terkait dengan proses penyelidikan, dan penyidikan korupsi di Kementan yang saat itu dilakukan oleh KPK.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi