Senin, 22/04/2024 - 20:48 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EDUKASI
EDUKASI

Kemendikbud: Sekolah Penggerak Bukan Sekolah Unggulan

ADVERTISEMENTS

Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah penggerak. Kemendikbudristek menegaskan sekolah penggerak bukan sekolah unggulan.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah

 JAKARTA — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan Sekolah Penggerak merupakan aset dalam membantu pemerintah daerah (pemda) untuk melakukan transformasi ekosistem pendidikan di daerah.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

“Sekolah Penggerak bukan sekolah unggulan, namun aset untuk pemda dalam melakukan transformasi dalam ekosistem pendidikan di daerahnya,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek Iwan Syahril dalam keterangan di Jakarta, Rabu (28/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Prodi Magister Akuntansi FEB UMJ Raih Akreditasi Unggul

Iwan menjelaskan Sekolah Penggerak diberi serangkaian intervensi dan penguatan agar dapat melakukan pengimbasan sebagai upaya untuk mewujudkan ekosistem pendidikan yang lebih berdaya dan menguatkan.

ADVERTISEMENTS

Sebuah sekolah ketika telah menjadi Sekolah Penggerak selama tiga tahun maka akan ditugaskan untuk melakukan pengimbasan atau berbagi kepada sekolah yang paling membutuhkan intervensi di daerah setempat.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
Nadiem Makarim Hapuskan Pramuka dari Ekstrakulikuler Wajib, Ini Sejarah Singkat Praja Muda Karana

 

“Sekolah yang mendapat imbas harus dapat bertransformasi dalam waktu satu tahun. Karena memang Sekolah Penggerak itu filosofinya bergerak dan dapat menggerakkan,” kata Iwan.

 

sumber : Antara

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi