Rabu, 24/04/2024 - 15:50 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Roy Suryo: Sirekap KPU Jadi Media Kecurangan TSM dalam Pilpres 2024

ADVERTISEMENTS

Roy Suryo: Sirekap <a href=KPU Jadi Media Kecurangan TSM dalam Pilpres 2024” border=”0″ data-original-height=”360″ data-original-width=”640″ height=”180″ loading=”lazy” src=”https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgU8qLNyL3MiV4gPyfeFSZwEgmWgsyceG0oaMpHhaTVySqYvEIlAw4FR_d-zCpchsMLzO6-IEFU8KAN1CWGa0oVWQfsmDGFGgpizLk8voadrLlUvzcpV1PmG9kAQtUM2n-wYeh_mgZevfWnHwGURlVo9bLt7QHKrJs2o-MF2M00Ewliw8JKgT_V3rMM5MDN/w320-h180-rw/,vmd90ib.webp” width=”320″/>BANDA ACEH – Pakar Telematika Roy Suryo menyatakan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menjadi salah satu media untuk melanggengkan dugaan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) dalam Pilpres 2024. Hal ini tampak ketika sistem tersebut kerap mengalami perubahan setelah resmi diluncurkan pada Januari 2024.“Ibaratnya pertandingan sudah bermain, software-nya diperbaiki,” kata Roy dalam konferensi pers Koalisi Masyarakat Penyelamat Demokrasi Indonesia di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

Roy menerangkan dugaan kecurangan tersebut terjadi ketika Sirekap diunduh oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di awal peresmiannya. Kemudian, dengan banyaknya perubahan yang terjadi pascadiunduh, maka bukan tidak mungkin kesalahan dapat terjadi secara TSM.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA
Berita Lainnya:
Pemprov DKI Jakarta Bangun Lima Polder Antisipasi Banjir yang Masih Sering Terjadi

“Dan ini (diubah) ada 10 kali dalam catatan saya,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Di samping itu, Roy menilai sistem ini tidak layak untuk kemudian digunakan sebagai sistem untuk penghitungan suara Pilpres 2024. Pasalnya, penghitungan suara tersebut akan menyangkut masa depan bangsa ke depannya.

ADVERTISEMENTS

“Yang kedua adalah ketika 14 Februari, Sirekap ini seolah-olah ada serangan hacker karena dikatakan oleh komisioner wanita KPU, katanya di-hack,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Padahal, Roy mengklaim Sirekap bukan diretas, namun dimatikan. Akan tetapi, ia tidak menjelaskan secara rinci siapa yang mematikan sistem bantuan penghitungan suara tersebut.

“Pada pukul 19.00 WIB sekian, pada tabulasi di Sirekap sudah muncul persentase sama seperti quick count, yaitu paslon 01 (mendapat) 24 persen, paslon 02 (mendapat) 58 persen dan paslon 03 (mendapat) 17 persen,” tuturnya.

Berita Lainnya:
Nakes RSUD Syekh Yusuf Masih Mogok Kerja, Ratusan Pasien Diarahkan ke IGD

“Padahal itu hari pertama jam 7 malam, belum ada data TPS yang masuk, ada buktinya!” ujar Roy, menambahkan.

Oleh karena itu, Roy mengaku jika ia tiap hari masih terus memantau perkembangan Sirekap serta mencatat berbagai perubahan yang terjadi. Ia pun menegaskan sudah mengantongi beberapa bukti untuk kemudian dipertanggungjawabkan nantinya.

“Pada tanggal 14 Februari, itu sengaja di-hold kemudian semua hal yang keluar akan masuk dalam perhitungan tadi, 24, 58, 17. Jadi mau kapanpun angkanya segitu, ini tidak masuk akal,” tuturnya.

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi