”Apabila ada permasalahan sengketa pemilu ya disalurkan melalui Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi. Itu secara hukum,” katanya menegaskan.
Meski mulai muncul demo dan polemik soal dugaan kecurangan pemilu, Hadi menegaskan, sejauh ini situasi pascapemilu masih aman. Dia menyebut aksi demo itu hanya riak-riak kecil.
Di sisi lain, anomali sistem rekapitulasi online KPU tidak hanya ditemukan di PSI. Berdasar penelusuran Jawa Pos, hal serupa ditemukan di Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Di TPS 013, Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, Banten, misalnya. Jumlah suara PPP di tabulasi pemilu2024.kpu.go.id tertulis 72. Padahal, di foto formulir C hasil hanya 2.
Lalu, di TPS 001, Desa Patia, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, juga ditemukan hal senada. Ketika diakses pukul 18.00 WIB kemarin, perolehan PPP di tabulasi di TPS tersebut tertulis 51 suara. Padahal, di formulir C hasil hanya 1 suara.































































































