TOKOH

Mengenal Nostradamus, Sosok yang Ramal Kemunculan Hitler, Bom Hiroshima hingga Bencana 2024

Karena memiliki kalimat bernilai sastra tinggi, buku tersebut sangat membingungkan para pembaca. Akibatnya, mereka salah menafsirkan.

Pada saat bersamaan, kesalahan tafsiran tersebut sesuai dengan peristiwa yang terjadi saat itu. Alhasil, banyak yang percaya kalau buku tersebut berisi ramalan.

Sejak saat itulah, Nostradamus memiliki banyak pengikut karena dinilai mampu meramal. Nostradamus sendiri mungkin tidak bermimpi disebut peramal.

“Sumber akademik menolak anggapan Nostradamus memiliki kemampuan supranatural. Sebab, anggapan ini adalah hasil dari kesalahan tafsir dan kesalahan terjemahan, yang kadang sengaja dilakukan,” tulis Peter Lemesurier dalam Nostradamus, Bibliomancer: The Man, the Myth, the Truth (2010).

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya