UPDATE

ACEH
ACEH

Polres Aceh Barat Gelar Apel, Tanda Operasi Seulawan 2026 Dimulai

MEULABOH – Polres Aceh Barat menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seulawah Tahun 2026 di halaman Mapolres setempat, Senin (02/02/26) pagi.

Apel dipimpin Wakapolres Aceh Barat, Kompol Hari Purnomo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., selaku inspektur apel.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Turut hadir Dandenpom IM/2 Meulaboh Letkol Cpm Triantoro Adri Prabowo, S.H., M.H.I., Pasiter Kodim 0105/Abar Lettu Inf Rohman Sahrun, Kasi Pidum Kejari Aceh Barat Darma Mustika, S.H., M.H., Kadishub Aceh Barat Dodi Bima Saputra, S.STP., M.Si., Kepala Satpol PP Aceh Barat Azim, M.Si., serta Kepala Cabang Jasa Raharja Aceh Barat Ilham Suandi.

Peserta apel terdiri dari sepuluh SST (Satuan Setingkat Peleton) gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP/WH, Dinas Perhubungan, dan personel Polres serta Polsek jajaran. Seluruh peserta tampak berbaris dengan kesiapan penuh sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam menyukseskan operasi keselamatan yang mengedepankan langkah edukatif dan preventif.

Dalam amanat Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., yang dibacakan oleh Wakapolres Aceh Barat, disampaikan bahwa Operasi Keselamatan Seulawah 2026 merupakan upaya terpadu untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.

Berdasarkan data kepolisian, jumlah kecelakaan lalu lintas di Aceh masih menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2024 tercatat 46 kasus kecelakaan, sedangkan pada tahun 2025 naik menjadi 57 kasus atau meningkat 24 persen. Korban luka berat juga naik dua kali lipat dari 5 menjadi 11 orang, sementara korban luka ringan meningkat dari 59 menjadi 66 orang. Data ini menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan operasi tahun ini.

Kapolda Aceh juga menekankan pentingnya langkah-langkah terencana dan sinergis dalam menjaga kelancaran lalu lintas, terlebih pascabanjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh yang menyebabkan kerusakan jalan dan gangguan akses transportasi. Selain itu, meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri juga menuntut kesiapan aparat dalam mengantisipasi potensi kemacetan dan pelanggaran di jalan raya.

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan agar seluruh personel di lapangan fokus pada deteksi dini titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, peningkatan kegiatan Turjawali, serta penegakan hukum secara humanis melalui ETLE dan teguran edukatif. Ia juga menginstruksikan pelaksanaan ramp check kendaraan secara terpadu dengan instansi terkait serta pembinaan kepada pengusaha angkutan mengenai pembatasan kendaraan bersumbu tiga ke atas.

image_print

1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.