UPDATE

NASIONAL

Golkar Sudah Mantap Dukung Prabowo, Tapi Mengapa Nama Gibran Tak Disebut?

BANDA ACEH – Golkar memastikan dukungan kepada Prabowo di Pilpres 2029, tetapi tak menyebut Gibran sebagai cawapres. Benarkah sinyal Politik mulai berubah?

Partai Golkar sudah menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam Pilpres 2029.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Namun, ada satu hal yang menarik perhatian, nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum disebut sebagai calon pendamping Prabowo.

Apakah ini pertanda koalisi mulai melirik sosok lain untuk posisi orang nomor dua di pemerintahan?

Dukungan Golkar kepada Prabowo menjadi sorotan karena belum disertai kepastian mengenai figur calon wakil presiden (cawapres).

Kondisi tersebut memunculkan spekulasi tentang arah politik partai beringin dalam menghadapi pemilihan presiden mendatang.

Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menilai dukungan Golkar kepada Prabowo tidak otomatis berarti partai tersebut ingin kembali mengusung Gibran sebagai pendampingnya.

Menurut Adi, Golkar tampaknya sudah memiliki pandangan tersendiri mengenai figur yang dianggap paling tepat untuk mendampingi Prabowo pada periode kedua.

“Bagi Golkar di 2029, Prabowo yes, Gibran no,” kata Adi kepada wartawan, Sabtu (10/10/2026).

Pernyataan itu mengisyaratkan bahwa dukungan kepada calon presiden dan penentuan cawapres bisa menjadi dua keputusan politik yang berbeda.

Adi menilai dukungan terhadap Prabowo merupakan langkah realistis bagi Golkar.

Sebagai petahana, Prabowo dinilai memiliki modal politik yang dapat menjadi keuntungan dalam menghadapi persaingan Pilpres 2029.

Pengalaman memimpin pemerintahan dan dukungan dari partai-partai koalisi menjadi faktor yang membuat posisi Prabowo diperhitungkan dalam kontestasi mendatan

 

 

Di sisi lain, Adi menyoroti elektabilitas Gibran yang menurut penilaiannya belum cukup menonjol.

Ia juga menyinggung posisi Gibran yang tidak memiliki partai politik sendiri sebagai salah satu tantangan dalam membangun dukungan politik.

“Sementara pada saat bersamaan Gibran selain elektabilitasnya tak mentereng plus tak punya partai. Bagi Golkar sepertinya tak rasional usung Gibran lagi,” ujarnya.

Meski begitu, pernyataan Adi merupakan analisis politik, bukan keputusan resmi Golkar untuk menolak Gibran.

Belum diumumkannya nama cawapres juga tidak serta-merta membuktikan bahwa peluang Wakil Presiden tersebut sudah tertutup.

Direktur Eksekutif Trias Politika, Agung Baskoro, turut menyoroti arah dukungan partai-partai dalam pemerintahan Prabowo.

Menurut Agung, koalisi saat ini lebih berorientasi memastikan keberlanjutan pemerintahan hingga periode kedua.

image_print

1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.