BANDA ACEH, MANDALIKA — Marc Marquez punya pekerjaan besar di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Bukan hanya memburu kemenangan di MotoGP Mandalika 2026, rider Ducati Lenovo itu juga berusaha merebut puncak klasemen MotoGP dari Jorge Martin.
Marc datang ke Indonesia dengan momentum positif. Ia baru saja menyapu bersih MotoGP Jepang dengan kemenangan di Sprint dan balapan utama. Tambahan 37 poin dari Motegi membuat koleksi poinnya menjadi 331, hanya terpaut dua angka dari Martin yang masih berada di puncak dengan 333 poin.
Namun, Mandalika bukanlah sirkuit yang memiliki kenangan manis bagi Marc. Sejak MotoGP Indonesia kembali digelar di Mandalika pada 2022, ia belum pernah finis dalam balapan utama.
Pada 2022, Marc bahkan tidak tampil dalam balapan. Ia mengalami highside saat sesi warm-up di Mandalika yang membuat masalah penglihatan gandanya kambuh. Marc kemudian dinyatakan tidak fit untuk mengikuti balapan.
Semusim berselang, nasib Marc kembali kurang beruntung. Pada MotoGP Mandalika 2023, ia mengalami crash pada Sprint Race dan kembali terjatuh dalam balapan utama.
Peluang terbaik Marc datang pada 2024. Dalam Sprint Race, ia finis di posisi ketiga setelah sebelumnya memulai balapan dari posisi ke-12. Hasil tersebut menjadi podium Sprint pertamanya di Mandalika.
Sayangnya, hasil positif itu tidak berlanjut ke balapan utama. Marc harus mengakhiri balapan pada lap ke-12 setelah motor Gresini yang ditungganginya mengalami masalah teknis dan terbakar.
MotoGP mencatat Marc belum pernah meraih podium maupun kemenangan dalam balapan Grand Prix di Mandalika.
Pada MotoGP Mandalika 2025, Marc setidaknya mampu finis di Sprint. Ia menempati posisi keenam setelah sebelumnya mendapat Long Lap Penalty akibat kontak dengan Alex Rins pada lap pembuka.
Marc sempat turun jauh, tetapi mampu kembali ke barisan depan dan akhirnya tercatat finis keenam setelah penalti Luca Marini.
Namun, balapan utama kembali berakhir buruk. Marc terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi di Tikungan 7 pada lap pertama. Keduanya terjatuh dan Marc mengalami cedera pada bahu kanannya.
FIM MotoGP Steward kemudian menjatuhkan hukuman Double Long Lap kepada Bezzecchi karena dinilai menyebabkan kecelakaan tersebut.
Dengan demikian, catatan Marc di Mandalika cukup unik. Ia belum pernah finis dalam balapan utama MotoGP Indonesia, meski sudah dua kali meraih hasil positif di Sprint.
Kini, Marc punya kesempatan untuk mengubah catatan tersebut. MotoGP Mandalika 2026 menjadi seri penting dalam persaingan gelar juara dunia.






























































































Beri Komentar