Senin, 27/05/2024 - 22:12 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Lima Daerah KLB Demam Berdarah

Petugas melakukan pengasapan (fogging) guna mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti, di Mataram, NTB, Rabu (13/3/2024). Pengasapan oleh Dinas Kesehatan Kota Mataram itu merupakan tindak lanjut temuan kasus DBD yang kini tengah mengalami tren peningkatan dengan jumlah 130 kasus terhitung sejak pekan ke-9 tahun 2024.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

 JAKARTA — Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati menyoroti soal meningkatnya kasus DBD di sejumlah daerah di Indonesia. Ia pun mendesak agar Pemerintah Pusat dan Daerah memusatkan sumber daya untuk melakukan respons cepat mulai dari pencegahan hingga memastikan kesiapan faskes ketika kasus DBD melonjak.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Semua tindakan pencegahan bukan hanya disosialisasikan tapi dilakukan bersama masyarakat semisal fogging, pemberantasan sarang nyamuk (PSN), 3M Plus yang publik mungkin hanya mengenal 3 M saja. Sebaiknya gerakan ini dilakukan langsung oleh kelurahan ke bawah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” kata Kurniasih dalam keterangannya, Senin (25/3/2024).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak
Berita Lainnya:
Gunung Semeru Erupsi Enam Kali dengan Letusan Abu Hingga 900 Meter

Diketahui lima daerah di Indonesia menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus DBD. Dilaporkan juga angka DBD secara nasional juga naik dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan drastis angka kasus DBD ini juga diikuti dengan kenaikan angka kematian.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Kurniasih menyebutkan, mitigasi dari sisi tindakan di fasilitas kesehatan juga perlu diperhatikan dengan jaminan ketersediaan kamar perawatan mengingat Fasyankes di wilayah KLB mungkin kerepotan dengan membludaknya pasien.

Berita Lainnya:
Dewas KPK Disebut Keliru Tafsirkan Aturan Kedaluwarsa Laporan

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Apalagi kita juga menghadapi bencana di beberapa wilayah sehingga potensi fasilitas kesehatan harus semuanya siap dan siaga mengingat siklus DBD tidak satu dua hari tapi cukup lama. Jangan sampai ketika kondisi sudah darurat, fasilitas kesehatan keteteran,” ungkapnya.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Anggota Fraksi PKS DPR RI itu berharap masyarakat juga waspada dengan merebaknya kasus DBD ini. Ia juga mengimbau agar masyarakat melakukan gotong royong untuk memastikan gerakan PSN dan 3M Plus bisa dilakukan.

ADVERTISEMENTS

“Jangan segan-segan memeriksakan ke Fasyankes terdekat jika ada gejala-gejala, sebagai ikhtiar untuk mendeteksi dini gejala DBD dan bisa tepat sasaran dalam penanganannya,” ucapnya. 

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi