Sabtu, 15/06/2024 - 23:52 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

HIBURAN

Film 8 Warriors, Cinta dan Tanah Air Angkat Kisah Nyata Peristiwa 10 November 1945

JAKARTA — Rumah produksi Golden Picture memulai tahap produksi film 8 Warriors, Cinta dan Tanah Air. Film ini menceritakan sebuah peristiwa nyata pada 10 November 1945, tentang delapan orang sahabat pejuang.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Peristiwa itu merupakan revolusi terbesar dan paling kelam sepanjang sejarah perang Indonesia. Film ini dijanjikan akan tergambar secara epik dengan mengandalkan perpaduan teknis antara real shot dengan sentuhan teknologi visual canggih.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Latar cerita film dipilih di rumah Lodji Besar, Kampung Peneleh Surabaya, Jawa Timur, sebuah kawasan kampung Sejarah di mana para tokoh bangsa lahir di sana, seperti Soekarno, HOS Cokroaminoto, Roeslan Abdulgani, dan beberapa tokoh lainnya. “Proyek yang sedang kami realisasikan ini bukan film biasa seperti yang pernah dibuat sebelumnya di dalam negeri. Tentu secara otomatis membutuhkan biaya yang memadai sesuai konsep besarnya,” ujar produser Reyniel Fero, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/3/2024).

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Bisa dikatakan, film ini adalah versi paling mewakili arek-arek Suroboyo yang begitu gagah berani mengorbankan nyawa demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang baru saja diraih. Bangsa asing menyebut perang tersebut adalah salah satu tragedi paling kelam yang pernah terjadi di dunia. 

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
Film Prekuel Hunger Games Terbaru akan Dirilis pada 2026, Siap Kembali ke Panem?

 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Para pejuang bagaikan gelombang besar tanpa henti yang terus melawan tentara sekutu di kota Surabaya, hingga menelan puluhan ribu korban jiwa dan tewasnya para petinggi sekutu. Film yang dipastikan epik dan kolosal ini, dipercayakan pada duo sutradara Jaya Tamalaki dan Djo Arko.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

“Cerita film ini sebenarnya sudah selesai kami tulis tahun lalu. Kronologis peristiwa dan peran tokoh-tokoh besar lainnya juga ditampilkan dengan runut dalam film nanti. Kemasan kreatif juga dibuat semenarik mungkin agar menjadi tontonan film sejarah yang fresh dan tidak membosankan,” kata Jaya.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Film ini diharapkan bisa menjadi salah satu pemantik jiwa nasionalisme dan cinta Tanah Air para generasi muda, yang saat ini hampir terdegradasi oleh serbuan tayangan asing yang dominan. Sehingga mengancam identitas kebangsaan, budaya, dan nasionalisme.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024
Berita Lainnya:
Film Suanggi: Ilmu Terkutuk Eksplorasi Kisah Horor di Tanah Papua

Djo Arko yang berpenampilan nyentrik mengatakan, film ini memiliki tingkat kesulitan tinggi yang harus disikapi dengan serius. Seperti menghadirkan kembali environment kota Surabaya pada masa lampau berikut suasana perang besarnya yang dilakoni oleh ribuan orang baik di darat, laut, maupun udara.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

“Tantangan berat ini perlu konsep matang, yang dipastikan akan memaduan teknis real shoot dengan teknologi visual modern atau yang populer disebut dengan CGI (Computer Generated Imagery). Saya percaya pada tim kami, akan mampu merealisasikan film mendekati suasana aslinya,” kata Djo.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Keseriusan Golden Picture menghadirkan film kolosal kebangsaan yang berkualitas, tampaknya benar-benar dipersiapkan dengan matang. Selain melakukan perekrutan tim para sineas yang profesional, tim produksi juga berani membuat studio alam untuk membangun berbagai set sudut kota Surabaya dan beberapa gedung penting yang melekat pada peristiwa perang nanti. 

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

وَيَسْأَلُونَكَ عَن ذِي الْقَرْنَيْنِ ۖ قُلْ سَأَتْلُو عَلَيْكُم مِّنْهُ ذِكْرًا الكهف [83] Listen
And they ask you, [O Muhammad], about Dhul-Qarnayn. Say, "I will recite to you about him a report." Al-Kahf ( The Cave ) [83] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi