Sabtu, 25/05/2024 - 10:00 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Kisah Nabi Muhammad SAW Mimpi Melihat Kapan Waktu Terjadinya Malam Lailatul Qadar

Kisah Nabi Muhammad SAW Mimpi Melihat Kapan Waktu Terjadinya Malam Lailatul Qadar. Foto: Nabi Muhammad . (ilustrasi)

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

JAKARTA – Malam-malam terakhir bulan Ramadhan merupakan momen yang harus dimanfaatkan dengan baik dengan cara memperbanyak ibadah-ibadah. Terdapat kisah sahabat Nabi, Abu Said Al Khudriy melaksanakan Itikaf dan mendengarkan Nabi Muhammad SAW berkhutbah.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Pada akhir Ramadhan umat Muslim dianjurkan untuk Itikaf (berdiam diri di masjid) dan berlomba-lomba untuk mencari malam Lailatul Qadar.

Saat itu, Abu Said Al Khudriy sedang melaksanakan Itikaf bersama Nabi Muhammad SAW yang dilakukan pada saat 10 malam pertengahan bulan Ramadhan. Lebih tepatnya sudah masuk tanggal 20 Ramadhan, sebab saat itu sudah berganti hari dan masuk waktu pagi. 

Berita Lainnya:
Pesan Nabi Muhammad SAW soal Sikap Fanatik Berlebihan terhadap Sosok

Nabi Muhammad SAW berkhutbah dan mengatakan, bahwa ia bermimpi diberikan penglihatan kapan waktu terjadinya malam Lailatul Qadar. Kemudian, Nabi Muhammad SAW dibuat lupa dan tidak dapat mengingat penglihatan tersebut. Setelah itu, Nabi Muhammad SAW memberikan perintah untuk mencari malam tersebut pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, khususnya pada malam ganjil. 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Nabi Muhammad SAW berkata,

نِّي أُرِيتُ لَيْلَةَ القَدْرِ، ثُمَّ أُنْسِيتُهَا -أَوْ نُسِّيتُهَا-

ADVERTISEMENTS

Artinya : “Aku bermimpi melihat kapan terjadinya malam lailatul qadar, kemudian aku dibuat lupa.”

ADVERTISEMENTS

فَالْتَمِسُوهَا فِي العَشْرِ الأَوَاخِرِ فِي الوَتْرِ

Artinya : “(Namun) carilah malam tersebut pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan, pada malam ganjilnya.”

Satu-satunya yang Nabi Muhammad SAW lihat pada mimpinya tentang malam Lailatul Qadar adalah malam tersebut terjadi pada malam-malam yang ganjil. Ia juga mengingatkan pada para sahabatnya untuk datang kembali ke tempat itikaf dan lanjutkan beritikaf dengan-Nya.

Berita Lainnya:
Kumpulan Humor Ala Rasulullah

Abu Said berkata sesuai dengan Hadits Riwayat Bukhari sebagai berikut,

“Maka kami pun kembali ke tempat itikaf, (saat itu) kami melihat ke langit, tidak ada sedikitpun awan walaupun hanya tipis. Lalu, datanglah awan yang membawa hujan, sampai air bertetesan dari atap masjid –ketika itu atap terbuat dari pelepah kurma. Lalu shalat pun didirikan, dan aku pun melihat Rasulullah Shallallahu‘alaihi Wasallam bersujud pada air dan tanah (becek). Sampai-sampai aku melihat sisa-sisa tanah berada di dahi beliau.”

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi