Minggu, 19/05/2024 - 06:47 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Viral Seorang Ibu Menangis Tak Mau Maafkan Anaknya, Ditangkap Polisi karena Tawuran: Mak Capek

BANDA ACEH – Sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu menangis tersedu-sedu di kantor polisi, viral di media sosial.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @depokfeed, Sabtu (6/4/2024) memperlihatkan seorang remaja tengah memeluk ibunya untuk meminta maaf.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Namun, sang ibu yang menggunakan baju kuning serta jilbab hitam itu menolak permintaan maaf anaknya.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses ada Pelantikan Direktur PT PEMA dan Kepala BPKS

Sambil menangis, ibu tersebut mengaku lelah memaafkan anaknya yang disebut terus berulah.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hardiknas dari Bank Aceh Syariah

“Udah saya nggak mau maafin, udah berkali-kali, capek tahu, mak capek,” ujar sang ibu.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Tah hanya menangis, namun, ibu tersebut juga terus menghindar dari anaknya yang berusaha memeluknya.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Rupanya, pria bernama Dwi Putra (19) itu merupakan satu dari puluhan remaja lainnya yang ditanggap polisi karena diduga hendak melakukan tawuran pada Jumat (5/4/2024).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA
Berita Lainnya:
Komisi I DPR Kritik LBP Soal Kewarganegaraan Ganda WNI Berbakat

Ibu Putra, Sa’diah mengatakan saat itu anaknya izin meninggalkan rumah pada Kamis (4/4/2024) malam dengan alasan ikut kegiatan berbagi.

ADVERTISEMENTS

Karena ketiduran, Sa’diah tidak mencari anaknya.

ADVERTISEMENTS

Ia pun lantas dikagetkan usai mendapat kabar Putra diamkan di Mapolres Metro Depok keesokan harinya.

Saat bertemu anaknya di kantor polisi, ia berharap sang anak tak lagi mengulanginya.

“Semoga enggak begini lagi Putra, Mak capek, ngapain ikut gituan enggak berguna,” kata Sa’diah kepada anaknya, Jumat (5/4/2024).

Kini, Putra dan puluhan remaja lainnya telah digiring ke ke Mapolres Metro Depok usai kedapatan membawa petasan dan miras jenis arak Bali pada Jumat (5/4/2024) pagi.

Sebelumnya, mereka diamankan oleh Tim Sabhara Perintis Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Polres Metro Depok di wilayah Cibubur, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat pada Jumat (5/4/2024) dini hari.

Berita Lainnya:
5 Kebiasaan Pasangan yang Benar-Benar Bahagia Menurut Psikologi, Simak!

Kasat Binmas Polres Metro Depok AKBP Markuat menjelaskan, jumlah keseluruhan remaja yang diamankan mencapai 38 orang.

Mirisnya, dua di antaranya adalah perempuan.

Tak hanya miras saja, namun puluhan remaja itu juga membawa spanduk.

“Ada indikasi mau ke situ (tawuran), ada indikasi juga mereka kumpul-kumpul sahur on the road biasanya,” kata Markuat di Mapolres Metro Depok, Jumat (5/4/2024).

Rupanya, sebagian besar remaja yang diamankan tersebut berasal dari Jakarta Timur.

Saat diamankan di kantor polisi, 38 remaja itu menjalani tes urine.

Tidak hanya itu, polisi juga melakukan penilangan terhadap kendaraan yang digunakan sekelompok remaja itu

Apabila tidak kedapatan menggunakan narkotika, maka akan diserahkan kembali kepada orang tuanya.

“Apabila anak-anak itu tidak terlibat ataupun tidak menggunakan narkoba kita kembalikan lagi kepada orang tuanya,” pungkasnya.

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi