Senin, 27/05/2024 - 22:34 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

BNPB: Listrik dan Jalur Komunikasi Putus Akibat Banjir di Minahasa Utara

 JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memantau banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara pada Ahad (7/4/2024). Kejadian tersebut membuat ratusan orang harus mengungsi untuk sementara ini dan jalur listrik pun terputus. 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

“Berdasarkan laporan dari Pusdalops BNPB sebanyak 268 Kepala Keluarga atau 1.071 jiwa terdampak dan 154 Kepala Keluarga atau 615 jiwa mengungsi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya pada Selasa (9/4/2024). 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Abdul menyebut banjir terjadi pada Ahad pagi dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Kabupaten Minahasa Utara. Khususnya di Kecamatan Likupang Selatan, Likupang Timur, Likupang Barat dan Wori.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

“Sehingga menyebabkan bencana banjir, longsor dan pohon tumbang,” ujar Abdul. 

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Tanggapi Ganjar Soal 40 Kementerian, Dasco: Akomodasi Kawan Apakah Salah?

 

Abdul menyampaikan lokasi mengungsi warga di tempat ibadah, rumah warga yang tidak terdampak, balai desa, dan tenda yang didirikan desa setempat. Untuk memenuhi kebutuhan logistik pengungsi pendirian dapur umum dari desa setempat serta bantuan dari berbagai pihak.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Dampak banjir setinggi 70 cm menyebabkan 422 unit rumah terendam, dan 1 fasilitas Pendidikan rusak berat,” ujar Abdul. 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Sebagai penanganan banjir dan longsor, BPBD Kabupaten Minahasa Utara melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir, penanganan material longsor yang menutupi badan jalan dan melakukan pendataan. Dari informasi BPBD Kabupaten Minahasa Utara pada Senin (8/4) dampak banjir memutus jaringan listrik, dan jaringan komunikasi. 

ADVERTISEMENTS

“Kondisi terkini jaringan listrik belum seluruhnya tersambung begitu pula dengan jaringan komunikasi,” ujar Abdul. 

ADVERTISEMENTS

Tercatat, wilayah terdampak banjir meliputi empat Kecamatan dan 21 Desa terdampak. Desa Rinondoran, Maen, Likupang Satu, Winuri, Kampung Ambong, Sarawet, Pinenek, Kokoleh Dua, Marinsow di Kecamatan Likupang Timur.

Berita Lainnya:
BNPB Cek Kondisi Pengungsian Korban Erupsi Gunung Ibu

Desa Maliambao, Termal dan Munte di Kecamatan Likupang Barat. Desa Paslaten, Batu dan Kaweruan di Kecamatan Likupang Selatan. Desa Bulo, Pontoh, Talawaan Atas, Lansa,Talawaan Bantik, dan Tiwoho di Kecamatan Wori.

Adapun wilayah terdampak tanah longsor meliputi tiga Kecamatan yaitu Desa Kokoleh Dua, Marinsow di Kecamatan Likupang Timur, Desa Kaweruan di Kecamatan Likupang Selatan, dan Desa Munte di Kecamatan Likupang Barat.

“Bencana Longsor sempat memutus akses jaringan utama. Tim gabungan melakukan penanganan longsor, kini jalan utama baru bisa diakses dilewati satu jalur. Saat ini banjir berangsur surut. Tim gabungan melakukan pembersihan material banjir dan longsor,” ucap Abdul. 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi