Senin, 20/05/2024 - 13:48 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Serangan Hizbullah Bikin Pemukiman Yahudi di Palestina Jadi 'Kota Hantu'

BANDA ACEH – Gerakan perlawanan Lebanon, Hizbullah, memberikan pukulan telak terhadap pemukiman Yahudi di wilayah utara pendudukan Palestina, Senin (8/4/2024), dengan melumpuhkan wilayah sepenuhnya dan mengubahnya menjadi ‘kota hantu’.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Menurut Al-Ahed News, media rezim Israel menerbitkan perhitungan mengenai perang yang sedang berlangsung antara pasukan Zionis dan pejuang Hizbullah, yang menimbulkan kehancuran pada semua aspek ekonomi, sosial dan pariwisata kehidupan para pemukim di wilayah pendudukan utara, pada khususnya pertanian.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
BPBD Lebak Minta Warga Waspada Bencana Alam Saat Pancaroba

Dua permukiman Shlomi dan Kiryat Shemona di wilayah Isba al-Jalil, wilayah utara Palestina yang diduduki, mengalami kerusakan paling parah, dengan kerugian setengah juta shekel (sekitar Rp2,15 miliar).

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa kerugian finansial akibat perang di Gaza pada proyek perdagangan dan keuangan rezim diperkirakan mencapai US$6 miliar (sekitar Rp95 miliar).

Berita Lainnya:
KPK Sita Rumah Mewah Bupati Labuhan Batu Nonaktif Erik Adtrada

Ketua Dewan Pemukiman Metula David Azoulay, mengakui bahwa sekitar 100 ribu pemukim Yahudi tinggal di luar pemukiman mereka, setelah serangan Hizbullah.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Media Israel memperkirakan kerugian pada pertanian mencapai US$131 juta (sekitar Rp2,079 triliun), dan mencatat bahwa harga pangan meningkat 30 persen. Pendapatan sektor pariwisata juga mengalami penurunan hampir 73 persen. (*)

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi