Senin, 20/05/2024 - 12:53 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Jembatan Gantung di Lebak Putus, 15 Warga Terjatuh dan 10 Luka-Luka

Kondisi jembatan gantung di Desa Leuwi Ipuh Banjarsari Kabupaten Lebak, Banten terputus kawat seling penahan jembatan akibat dilintasi 15 warga setempat.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

LEBAK — Sebanyak 15 warga Desa Leuwi Ipuh, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Rabu (10/4/2024), terjatuh di atas jembatan gantung yang dilintasi warga setempat. Hal itu setelah kawat seling jembatan terputus.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi 10 orang luka-luka dan lima orang menggantung di atas jembatan itu,” kata Camat Banjarsari Mahfud Basyir saat dihubungi di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat (12/4/2024).

Baca: Menghadapi Brutalnya OPM Harus dengan Kekuatan Militer

Berita Lainnya:
Orang yang Berani Bepergian Kemana pun Sendiri, Biasanya Memiliki 8 Kepribadian Istimewa Ini

Mereka yang luka-luka atas jembatan gantung terputus itu menjalani pengobatan di puskesmas setempat. Peristiwa itu terjadi pada hari Lebaran 2024 sekitar pukul 10.00 WIB. Sebanyak 15 orang yang hendak ziarah kubur melintasi jembatan tersebut.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Jembatan gantung yang dibangun warga secara swadaya itu kemungkinan besar tidak tahan dilintasi banyak orang hingga 15 orang. Bahkan, kata Mahfud, warga yang menyeberang itu di antaranya bermain swafoto menggunakan ponselnya masing-masing.

“Kami meyakini jembatan sepanjang 100 meter dengan lebar satu meter dan ketinggian 15 meter itu, selain sudah rapuh, juga tidak tahan dilintasi banyak orang,” kata Mahfud.

ADVERTISEMENTS

Menurut dia, saat ini, masyarakat setempat usai jembatan gantung terputus terpaksa penyeberangan menggunakan rakit bambu. Masyarakat yang melintasi jembatan gantung, kata Mahfud, cukup banyak untuk menopang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

ADVERTISEMENTS

Apalagi, lokasi jembatan gantung itu terdapat di pedalaman Kabupaten Lebak. Oleh karena itu, Mahfud berharap, pemerintah daerah, provinsi, maupun pemerintah pusat dapat membangun kembali jembatan tersebut.

Berita Lainnya:
Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ke-3 di Dunia pada Rabu Pagi

“Kami sudah melaporkan kejadian jembatan putus itu kepada Pj Bupati Lebak (Iwan Kurniawan) agar mendapatkan perhatian,” kata Mahfud menjelaskan.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi