Rabu, 29/05/2024 - 06:49 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Ungkapan Isi Hati Anak Gaza di Palestina Saat Idul Fitri di Pengungsian

 JAKARTA — Momen Idul Fitri atau Lebaran bagi sebagian banyak orang di dunia termasuk di Indonesia adalah momen bahagia. Di momen Idul Fitri, keluarga berkumpul dan biasanya melakukan makan bersama.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Namun, bagi anak-anak Gaza di Palestina, momen Idul Fitri tetap menjadi momen kesedihan dan duka cita. Keluarga mereka sudah tidak utuh lagi, banyak anak-anak Gaza yang menjadi yatim dan piatu, akibat tentara Zionis Israel menjajah dan melakukan pembunuhan masif terhadap rakyat Palestina. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Dalam sebuah video di X, ada seorang anak Palestina yang masih kecil tidak bisa menyembunyikan kesedihannya di raut wajahnya. Dia adalah satu dari sekian banyak anak-anak Palestina di pusat pengungsian di Gaza.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Anak Palestina itu mengatakan sesuatu yang sangat memilukan di momen Idul Fitri.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Israel Minta AS Hentikan Pendanaan ke PBB

“Ini bukan Idul Fitri, ini kesedihan. Sebenarnya ini bukan Idul Fitri, jika ini Idul Fitri, ayah saya masih bersama kami, dan kami akan tetap memiliki paman bersama kami,” kata anak Palestina itu dalam video yang diunggah pada X oleh akun @doamuslims pada 11 April 2024. 

“(Jika ini Idul Fitri) kami akan bahagia saat ini, kami akan berada di rumah kami, kamu tidak akan bisa merekam saya, (karena) kami akan mengunjungi bibiku, ini bukan Idul Fitri, ini adalah kesedihan,” ujar anak yang tinggal di pengungsian di Gaza itu.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Saat anak Palestina itu ditanya, “Kemana ayah kamu pergi?” 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Anak korban kekejaman Israel itu menjawab, “Ayah saya dikepung di Al-Shifa (kompleks medis) dan (penjajah) mengambilnya.” 

ADVERTISEMENTS

“Kita tidak tahu, apakah mereka membunuhnya (membunuh ayah saya) atau tidak, dan kami juga kehilangan paman saya,” ujar anak Palestina yang tidak bisa menyembunyikan kesedihannya pada raut wajahnya. 

ADVERTISEMENTS

Anak Palestina ditanya lagi, “Apakah kamu kesal di momen Idul Fitri ini?” 

Berita Lainnya:
Jangan Lewatkan, Puasa Syawal Masih Bisa Dilakukan

Anak Palestina itu menjawab, “Ya karena ini bukan Idul Fitri.”

Demikian ungkapan isi hati anak Palestina yang menjadi korban kejamnya penjajahan oleh Israel. 

Idul Fitri jika diartikan maknanya adalah hari raya untuk makan. Biasanya keluarga berkumpul di kampung halaman dan melakukan makan bersama dalam suasana sukacita. Namun, bagi anak-anak Gaza, Idul Fitri bukan hari raya untuk makan tapi adalah kesedihan.

Anak-anak Gaza kehilangan ayah dan paman mereka. Bahkan ramai diberitakan mereka kekurangan makanan dan minuman. Sementara, Zionis Israel dengan tidak berprikemanusiaan terus menjajah dan membunuh rakyat Palestina.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi