Kamis, 30/05/2024 - 15:53 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

China Evakuasi 51 Warganya dari Haiti

Polisi berlindung selama operasi anti-geng di lingkungan Portail di Port-au-Prince, Haiti, Kamis, (29/2/2024).

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

BEIJING — Pemerintah China sudah mengevakuasi 51 orang warganya dari Haiti setelah situasi keamanan di negara itu terus memburuk. “Dengan upaya bersama, setelah 24 warga negara China dievakuasi dengan aman pada tanggal 22 Maret, 27 warga negara China lainnya berhasil dievakuasi dengan aman ke Republik Dominika kemarin, 11 April 2024,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing pada Jumat, (12/4/2024). 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Haiti dilanda kerusuhan dan rentetan kekerasan sejak akhir Februari 2024 yang didalangi oleh geng-geng kriminal bersenjata dengan tindakan membakar istana presiden dan menyerang markas polisi.Pada 29 Februari, geng-geng bersenjata mulai melakukan penembakan di Port-au-Prince dan bandara internasional di ibu kota Haiti itu ketika PM Ariel Henry berkunjung ke luar negeri.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Dukung Dermaga Terapung Gaza, PBB: Bukan untuk Gantikan Penyeberangan

Kerusuhan itu bahkan menyebabkan Perdana Menteri Haiti Ariel Henry mengundurkan diri. “Setelah situasi keamanan memburuk di Haiti, Kementerian Luar Negeri bersama dengan lembaga pemerintah terkait dan pemerintah daerah di China menginstruksikan misi kami di luar negeri untuk memantau situasi dengan cermat, mendapatkan informasi terbaru tentang semua warga negara China di Haiti, dan melakukan apa pun yang mereka inginkan,” tambah Mao Ning.

Ia menyebut Kementerian Luar Negeri China dapat melindungi keselamatan warganya dan mengatur evakuasi kelompok secara tertib. “Sejauh ini, seluruh warga negara China yang ingin meninggalkan Haiti telah dievakuasi dengan aman. Selama proses tersebut, kami juga membantu seorang warga negara Filipina untuk mengungsi dengan aman dari Haiti,” ungkap Mao Ning.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak
Berita Lainnya:
Mesir akan Resmi Ajukan Gugatan Hukum kepada Israel di Mahkamah Internasional

Pascamundurnya Ariel Henry, pemerintahan dipegang oleh dewan presidensial transisi. Dewan ini, terdiri dari tujuh anggota untuk mewakili berbagai gerakan Haiti dengan hak untuk memilih dan dua pengamat tanpa hak memilih.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Dewan juga menjalankan sejumlah kewenangan presiden untuk sementara dan bertindak berdasarkan suara mayoritas. Warga sipil kini menghindari baku tembak di ibu kota Port-au-Prince, di mana geng-geng kriminal bersaing untuk menguasai sebagian besar wilayah tersebut.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

sumber : Antara

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi