Kamis, 30/05/2024 - 14:21 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Begini Kronologi Baku Hantam Brimob Versus TNI AL di Pelabuhan Sorong

SORONG — Baku pukul sesama aparat keamanan bersenjata terjadi di Pelabuhan Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Ahad (14/4/2024) pagi WIT. Peristiwa itu melibatkan satuan personel Brigade Mobil (Brimob) Polri dan prajurit Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal).

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Lima orang dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka usai perkelahian massal sesama anggota keamanan tersebut. Dari laporan yang diterima Republika.co.id, perkelahian itu terjadi pada Ahad sekitar pukul 09.30 WIT.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Peristiwa itu dipicu dari Kapal Sinabung yang sandar di Pelabuhan Sorong. Pada saat kapal rapat dermaga, satuan Pomal menjalankan tugasnya melakukan pengamanan area pelabuhan. Saat itu juga, seorang mengaku sebagai anggota Brimob minta izin ke prajurit Pomal untuk masuk ke dalam kapal.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Anggota Brimob tersebut tidak mengenakan pakain dinas ketika hendak masuk ke kapal,” begitu dalam laporan yang diterima Republika.co.id di Jakarta, Ahad.

 

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Anggota Brimob itu juga meminta izin kepada personel Pomal yang sedang jaga, untuk menaikkan keluarganya lebih awal dari yang lain. Izin tersebut akhirnya diberikan.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Setelah anggota Brimob menaikkan keluarganya, dia meminta izin kembali. Namun ditegur oleh anggota Pomal yang berjaga. Dan akhirnya terjadi salah paham. Dan anggota Brimob memukul anggota Pomal,” begitu dalam laporan tersebut.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Suami yang Mutilasi Istri di Ciamis Ditahan Terpisah

Tak terima dipukul, prajurit Pomal membalas pukulan personel Brimob. Setelah pukul-pukulan satu lawan satu, anggota Brimob pun mundur. “Lalu menghubungi teman-temannya untuk datang ke pelabuhan,” begitu dalam laporan.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

Tak lama, sekelompok personel Brimob pun menyatroni Pelabuhan Sorong. “Ada sekitar 15 orang anggota Brimob datang dan mencoba masuk ke dalam terminal penumpang,” demikian isi laporan tersebut.

ADVERTISEMENTS

Setelah mereka berhasil menerobos masuk ke ruang tunggu penumpang, para personel Pomal meladeni dengan perkelahian. “Akhirnya terjadi perkelahian antara anggota Brimob dengan anggota TNI AL,” begitu menurut laporan itu.

Dalam rekaman video yang didapatkan Republika.co.id, perkelahian tersebut membuat para warga, dan penumpang yang menunggu kapal lari ketakutan. Perkelahian bukan cuma terjadi di ruang tunggu penumpang, tetapi melebar ke kawasan dalam Pelabuhan Sorong.

Sejumlah anggota Brimob dengan seragam, terlibat kelahi dengan menendangi seorang prajurit berpakain loreng TNI AL. Situasi tersebut, menurut laporan kepolisian sempat mendesak personel Polsek Pelabuhan turun tangan.

“Tetapi anggota Polsek Pelabuhan tidak bisa melerai dan memilih mundur,” begitu sambung laporan tersebut. Direktur Polair, Danyon Marinir, bersama Danyon B Brimob, serta Danden Pomal Lantamal Sorong bersama-sama Kapolsek Pelabuhan sempat turun langsung ke lokasi perkelahian untuk melerai.

Tetapi, perkelahian bukannya berhenti, malah berlanjut. Kali ini, gantian TNI AL yang menyerang polisi berseragam.

Berita Lainnya:
Satgas RAFI 2024 Pertamina Patra Niaga Apresiasi Penindakan Pelanggaran SPBU oleh Aparat

“Pada saat situasi sudah mulai tentang, tiba-tiba ada anggota Samapta yang dikeroyok oleh anggota TNI AL. Dan pada saat ada anggota kepolisian yang melerai, tiba-tiba anggota TNI AL lainnya langsung melakukan pemukulan kepada anggota kepolisian yang ada di sekitar pintu terminal penumpang yang mengakibatkan banyak anggota kepolisian yang jadi korban dan mengalami luka-luka di bagian kepala,” begitu dalam laporan tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Ongky Isgunawan membenarkan kejadian perkelahian tersebut. Namun kata dia, kepolisian belum dapat menyampaikan resmi perihal kejadian tersebut.

“Maaf kami belum bisa sampaikan, karena masih proses pendalaman dan koordinasi. Nanti kami sampaikan kalau sudah ada hasil resmi,” kata Ongky saat dihubungi Ahad.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen R Nugraha Gumiliar, pihaknya menerima laporan insiden itu terjadi akibat salah paham. “Penyebabnya hanya terjadi kesalahpahaman antara anggota Brimob yang ditegur oleh anggota AL,” kata Nugraha kepada Republika.co.id.

Dari laporan yang dia terima, perkelahian itu berawal dari adanya anggota Brimob yang ditegur oleh prajurit Pomal dari Marhanlan XIV/Sorong yang melakukan pengamanan di objek vital tersebut. Namun, karena tidak terima, kedua belah pihak akhirnya berkelahi.

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS
1 2

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi