Senin, 27/05/2024 - 03:55 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

KAI Catat 3,2 Juta Tiket Kereta Jarak Jauh Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 

 JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 3,2 juta tiket kereta api jarak jauh telah terjual pada masa angkutan Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriyah/2024 Masehi. Angka tersebut tercatat per Ahad (14/4/2024) dan bisa terus mengalami kenaikan hingga akhir masa angkutan Lebaran pada Ahad (21/4/2024). 

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji menjelaskan, selama angkutan Lebaran sejak 31 Maret (H-10) sampai dengan 13 April (H+3), KAI telah mengoperasikan sebanyak 3.576 perjalanan KA jarak jauh atau rata-rata 238 KA per hari. Adapun jumlah penumpang KA jarak jauh pada periode tersebut yakni mencapai hingga 2.255.291 penumpang atau rata-rata 161.092 penumpang per hari yang telah diberangkatkan KAI hingga sampai tujuan. 

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

KAI diketahui menetapkan masa angkutan Lebaran 2024 adalah mulai 31 Maret (H-10) sampai 21 April 2024 (H+10). Berdasarkan pantauan data per Ahad (14/4), tiket KA Jarak Jauh yang sudah dibeli pada periode tersebut adalah sebanyak 3.230.628 tiket. 

“Mulai Jumat tanggal 12 April (H+2) arus balik sudah mulai terjadi, dan diprediksi puncak arus balik akan terjadi pada hari ini Minggu, 14 April 2024 (H+4), dengan jumlah penumpang sementara ini sudah sebanyak 198.098 orang. Angka tersebut masih bisa bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung,” ujar Agus, Ahad (14/4/2024).  

Berita Lainnya:
Sinergi BI dan MUI: Menggali Potensi Ekonomi Syariah untuk Kesejahteraan Bersama

 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Menurut penuturan Agus, PT KAI juga mencatat selama masa angkutan Lebaran ini, keakuratan waktu perjalanan kereta api telah sesuai dengan yang diharapkan. Pada masa angkutan Lebaran sejak 31 Maret sampai dengan 13 April 2024, on time departure atau ketepatan waktu untuk keberangkatan KA Jarak Jauh mencapai 99,6 persen, sedangkan untuk KA Lokal mencapai 99,3 persen. 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Adapun untuk on time arrival atau ketepatan waktu untuk kedatangan KA Jarak Jauh mencapai 93,3 persen, sedangkan untuk KA Lokal mencapai 99,3 persen. 

Agus mengatakan, ketepatan waktu menjadi salah satu nilai tambah yang KAI tawarkan bagi masyarakat. Dalam angkutan Lebaran ini, KAI terus menjaga keamanan, kenyamanan, keselamatan, serta ketepatan waktu.

ADVERTISEMENTS

“Ketepatan waktu merupakan salah satu keunggulan dari transportasi kereta api yang bebas macet, sehingga diminati oleh para pemudik,” ujarnya. 

ADVERTISEMENTS

Ada setidaknya 10 KA jarak jauh yang menjadi favorit pada periode angkutan Lebaran. Yakni KA Airlangga relasi Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi (PP), KA Joglosemarkerto relasi melingkar Jawa Tengah, KA Pasundan relasi Kiaracondong – Surabaya Gubeng (PP), KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan – Ketapang (PP), dan KA Bengawan relasi Pasarsenen – Purwosari (PP). 

Berita Lainnya:
KAI Daop 8 Operasikan 3 Kereta Tambahan di Stasiun Malang Saat Libur Waisak

Lalu KA Kahuripan relasi Kiaracondong – Blitar (PP), KA Matarmaja relasi Pasarsenen – Malang (PP), KA Jayakarta relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng (PP), KA Kertajaya relasi Pasarsenenen – Surabaya Pasarturi (PP), dan KA Serayu relasi Pasarsenen – Purwokerto (PP). 

Agus mengatakan, KAI mengimbau kepada seluruh pelanggan agar mengalokasikan waktu yang cukup saat menuju stasiun keberangkatan. Hal ini sebagai upaya menghindari kemungkinan ketinggalan kereta api. 

“Mengingat kepadatan jalan raya yang cenderung meningkat di momen Lebaran. Kami mengingatkan agar pelanggan tetap dapat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi andalan dengan mengatur waktu keberangkatan dari kediaman menuju stasiun keberangkatan,” ujarnya.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi