Selasa, 21/05/2024 - 20:30 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Perempuan Gayo Aceh Dibina Kembangkan Produk Serat Nanas

BANDA ACEH — Katahati Institute menggandeng kelompok perempuan tani di Tanah Gayo, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, untuk mengembangkan produk usaha serat nanas yang berbahan dasar pelepah nanas. Hal ini sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berkelanjutan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

“Pemanfaatan limbah daun nanas di Pegasing ini untuk meningkatkan nilai tambah dari usaha perkebunan nanas yang telah dikelola selama ini oleh masyarakat,” kata Direktur Eksekutif Katahati Institute Raihal Fajri saat peluncuran sentra usaha sosial dan pengetahuan serat nanas di Pegasing, Aceh Tengah, beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Ia mengatakan pengembangan sentra usaha sosial dan pengetahuan serat nanas Pegasing didukung oleh Kedutaan Kanada untuk Indonesia dan Timur Leste. Ini sebagai langkah untuk memperkuat keberlanjutan produk nonkayu yang ramah lingkungan di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Kelompok perempuan petani Gayo yang akan mengembangkan produk serat nanas itu tergabung dalam Koperasi Perempuan Gayo Sejahtera, yang diinisiasi Katahati Institute. Koperasi ini menyediakan ruang bagi perempuan dan remaja putri Gayo dalam pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Melalui optimalisasi hasil hutan bukan kayu atau HHBK dan pengelolaan limbah.

Berita Lainnya:
Bangun Jalan Sejajar BKT, Pemprov DKI Mulai Pembebasan Lahan

 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Inisiatif itu, lanjut dia, dimulai di Samar Kilang, Bener Meriah dan Pegasing, Aceh Tengah yang berada di dalam Kawasan Ekosistem Leuser, sebagai penopang habitat populasi empat spesies kunci yang terancam punah yakni orangutan, gajah, harimau dan badak Sumatra.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Di masa depan saya berharap inisiatif ini akan menjangkau beberapa wilayah lain dalam Kawasan Ekosistem Leuser,” ujarnya.

Oleh karena itu, sebagai inisiator dukungan pusat usaha sosial dan pengetahuan serat nanas, pihaknya bersama masyarakat Gayo dan pemerintah di dua kabupaten itu terus berupaya mewujudkan pelibatan perempuan dan remaja putri dalam mengoptimalkan hasil hutan bukan kayu yang berkelanjutan ekonomi. “Dengan memastikan lingkungan tetap terjaga,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS

Sementara itu, Ketua Kelompok Wanita Tani Fallahaton di Pegasing, Inayati Rahmatillah mengatakan pihaknya sangat berterima kasih dan mengapresiasi lembaga Katahati Institute yang menjadikan mereka sebagai salah satu kelompok binaan, untuk pengembangan produk dari serat nanas atau limbah nanas.

ADVERTISEMENTS

Ke depan, kelompok Fallahaton akan terus memproduksi produk-produk dari serat nanas dengan merek yang diberi nama Keriga. Di antaranya seperti gelang, bross, gantungan kunci, lukisan, pintalan benang, topi, kain tenun, dan produk lainnya.

Berita Lainnya:
Pelaku Pembunuhan dalam Koper Sakit Hati Korban Minta Dinikahi

“Kami berharap aktivitas kami ini akan terus mendapat dukungan. Kami percaya untuk mendapatkan hasil maksimal, kita harus berkolaborasi dan bekerja sama,” kata Inayati.

 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi