Rabu, 29/05/2024 - 06:01 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Sebelum Menyerang, Iran Juga Hadirkan Perang Psikologis ke Israel

Pria mencium roket tiruan saat unjuk rasa anti-Israel setelah Iran melancarkan serangan pesawat tak berawak terhadap Israel di Lapangan Palestina di Teheran, Iran, dini hari (14/4/2024).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

 TEHERAN — Penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan, Israel panik dengan respon Iran atas serangan mematikan di kantor konsulat Iran di Suriah. Serangan itu menewaskan tujuh orang, termasuk perwira senior Garda Revolusi Iran.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Pekan ini Zionis sepenuhnya panik dan dalam keadaan waspada, kata Yahya Rahim Safavi pada kantor berita ISNA, seperti dikutip dari Aljazirah, Sabtu (13/4/2024). “Mereka tidak tahu apa yang ingin Iran lakukan, sehingga mereka dan pendukung mereka ketakutan,” katanya seperti dikutip ISNA.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak
Berita Lainnya:
Ingatkan Israel, Penasihat Khamenei: Bila Terancam, Iran Dapat Ubah Doktrin Nuklirnya

Iran berjanji akan membalas serangan yang menewaskan dua jenderal Garda Revolusi. Angkatan Darat Israel mengumumkan menangguhkan cuti unit tempurnya dan mengatakan pemerintah memutuskan meningkatkan jumlah personel dan tentara wajib militer untuk beroperasi di pertahanan udara.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Perang politik, media, dan psikologis ini lebih menakutkan bagi mereka dibandingkan perang itu sendiri. Karena mereka menunggu serangan setiap malam dan banyak dari mereka yang melarikan diri dan berlindung di tempat perlindungan,” kata Safavi.

Berita Lainnya:
Iran: Kematian Raisi tidak Mengganggu Roda Pemerintahan

Garda Revolusi Iran dilaporkan menyita kapal kargo MSC Aries yang memiliki hubungan dengan Israel. Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz mendesak Uni Eropa menjatuhkan sanksi pada Iran dan mendeklarasikan Garda Revolusi sebagai “organisasi teroris.”

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Rezim Ayatollah Khamenei adalah rezim kriminal yang mendukung kejahatan Hamas dan sekarang melakukan operasi pembajakan yang melanggar hukum internasional,” kata Katz. “Saya menyerukan kepada Uni Eropa dan dunia bebas untuk segera menyatakan Korps Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris dan memberikan sanksi kepada Iran sekarang juga,” tambahnya. 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi