Kamis, 30/05/2024 - 13:04 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Ikuti Ajakan MUI Boikot Produk Israel? Cek Caranya Agar tak Salah Sasaran

JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan tidak memiliki otoritas untuk mengeluarkan daftar produk terafiliasi Israel. Namun, MUI tetap mendorong konsumen Muslim agar aktif melakukan riset sendiri terkait daftar produk yang harus diboikot.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Stakeholder seperti pemerintah, kementerian terkait dan lembaga non-struktural bisa ikut aktif memberikan literasi bagi masyarakat dengan membuka data dan informasi produk mana yang terafiliasi, serta menyebutkan sumber yang jelas, itu tidak masalah,” kata Wakil Sekretaris Jenderal MUI KH Arif Fakhruddin dalam keterangan resminya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Baca: Turki dan UAE Paling Banyak Sumbang Bantuan untuk Gaza, Palestina

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Menurut Arif, MUI membolehka  lembaga atau masyarakat yang melakukan aksi boikot untuk melakukan riset, dengan tujuan membuktikan suatu produk benar terafiliasi dengan Israel atau tidak. MUI juga mengimbau masyarakat agar menggunakan daftar produk terafiliasi Israel dari sumber yang jelas sebagai rujukan aksi boikot.

Berita Lainnya:
Kekuasaan Terlalu Besar Cenderung Disalahgunakan

 

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

“Agar untuk melakukan gerakan boikot produk pro-Israel secara masif,” kata Arif dalam siaran pers di Jakarta, Senin (15/4/2024).

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Sejalan dengan instruksi MUI, Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI) telah membuat daftar 10 perusahaan multinasional yang direkomendasikan untuk diboikot, termasuk kurma Israel. “Salah satu yang menjadi acuan adalah data dari situs Boycott.Thewitness dan Bdnaash,” kata Direktur Eksekutif YKMI, Ahmad Himawan.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Baca: Sukses Jalankan Misi di Gaza, Super Hercules Tiba di Indonesia

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

Selain situs Boycott.Thewitness dan Bdnaash yang paling popular di Indonesia, situs gerakan Boycott, Divestment and Sanctions (BDS) sejak lama juga aktif membagikan tautan yang mendorong ajakan boikot terhadap produk terafiliasi Israel. BDS melalui situs bdsmovement.net ikut mendorong kampanye boikot yang dicetuskan Asosiasi Konsumen Turki.

ADVERTISEMENTS

Pengecekan produk-produk terafiliasi Israel saat ini sebetulnya sangat mudah. Sebagai contoh, konsumen pengguna telepon selular bisa mengecek keterkaitan perusahan global melalui Aplikasi ‘No Thanks’. Meski demikian, upaya intimidasi terhadap laman dan aplikasi boikot produk pro-Israel juga terus berjalan. Aplikasi No Thanks pernah menghilang dari Google Play Store.

Berita Lainnya:
15 Universitas Tertua di Dunia, yang Paling Tua Dibangun Umat Islam 

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto menyampaikan alasan pentingnya gerakan boikot produk terafiliasi Israel. Dia mengatakan, MUI menyerukan aksi boikot untuk memperlemah ekonomi Israel agar tidak melakukan penyerangan lagi terhadap Palestina.

Baca: TNI AU Gunakan Super Hercules Kirim Bantuan untuk Rakyat Gaza

“Mengapa boikot? Karena hasil penjualan, pasti diberikan manfaatnya bagi Israel. Karena ini dengan boikot, maka kita bisa memperlemah ekonomi Israel agar tidak menyerang-nyerang lagi,” kata Prof Sudarnoto di Aula Buya Hamka Kantor MUI, Jakarta Pusat pada 10 Maret 2024.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi