Selasa, 28/05/2024 - 10:34 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BOLALIGA SPANYOL

Tchouameni Jadi Korban Rasisme Seorang Pendukung Mallorca

Gelandang Real Madrid Aurelien Tchouameni (tengah) saat melawan Mallroca.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

 JAKARTA — Gelandang Real Madrid Aurelien Tchouameni menjadi korban rasisme yang dilakukan oknum pendukung Real Mallorca pada pertandingan La Liga pekan ke-31 di Estadio Mallorca Son Moix pada Ahad (14/4/2024) dini hari WIB.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Selama pertandingan kemarin antara RCD Mallorca dan Real Madrid, rekaman menunjukkan seseorang melakukan gerakan rasis,” demikian pernyataan resmi Real Mallorca sebagaimana diwartakan AFP, Ahad.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

“Klub telah mengaktifkan protokol melawan kekerasan dalam sepak bola dan bekerja sama dengan kepolisian untuk mengidentifikasi pelaku,” kata klub peringkat 15 di klasemen sementara La Liga itu.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Real Madrid Juara La Liga Spanyol Setelah Barcelona Kalah dari Girona

Saluran TV Spanyol Movistar+ merekam video oknum pendukung Mallorca meniru gerakan monyet saat pemain timnas Prancis itu merayakan golnya pada babak kedua. Gol yang membawa Real Madrid membawa pulang tiga poin dari markas Mallorca.

Selain Tchouameni, striker Real Madrid asal Brasil, Vinicius Junior mengalami pelecehan rasis oleh oknum fans yang menarik perhatian Presiden FIFA Gianni Infantino.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Infantino dalam pertemuannya dengan Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) menyatakan bahwa maraknya kasus rasisme menunjukkan masih ada “masalah” dalam olahraga tersebut.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

“Kita harus bersatu melawan rasisme,” katanya pada sebuah acara di Asuncion yang dihadiri Presiden Uruguay dan Paraguay, yang akan menjadi tuan rumah pertandingan perdana Piala Dunia 2030 bersama Argentina, Kamis (11/4/2024).

ADVERTISEMENTS

“Vinicius dan yang lainnya menderita. Tidak ada alasan untuk melakukan serangan tersebut. Kita harus bersatu melawan kekerasan itu,” kata Infantino.

ADVERTISEMENTS

Bulan lalu, Spanyol dan Brasil menyelenggarakan pertandingan persahabatan di Madrid guna meningkatkan kesadaran pecinta sepak bola agar bersama-sama mencegah tindakan rasialisme.

Berita Lainnya:
Jadwal Tayang Final Piala FA Malam Ini; MU Vs City

Sebelum pertandingan itu, Vinicius mengatakan keinginannya untuk bermain sepak bola semakin menurun seiring meningkatnya insiden pelecehan rasial yang ditujukan kepadanya di Spanyol.

 

sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi