Selasa, 30/04/2024 - 07:04 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BOLALIGA INGGRIS

Everton Ajukan Banding terhadap Pengurangan Dua Poin

ADVERTISEMENTS

Para pemain Everton (ilustrasi).

ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Thantawi Ishak mantan Komisaris Utama Bank Aceh

 JAKARTA — Everton telah mengajukan banding terhadap pengurangan dua poin sehubungan dengan dakwaan pelanggaran dari Liga Primer terhadap klub tersebut. Everton didakwa melanggar Aturan Keuntungan & Keberlanjutan Liga Primer (PSR).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA
ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah

Liga Primer mengatakan, banding akan segera disidangkan dengan keputusan akan keluar sebelum akhir musim. 

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

Everton didakwa pada bulan Januari karena pelanggaran PSR Liga Primer dalam catatan keuangan mereka untuk periode yang dimulai pada 2019-20 dan berakhir pada 2022-23.

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Ucapan Ini Ungkap Bintang Barcelona Sedang di Persimpangan

Liga Primer kemudian menghukum Everton pengurangan dua poin pada 8 April, yang membuat the Toffees turun ke peringkat 16 klasemen. Ini merupakan pengurangan poin kedua bagi Everton pada musim ini. 

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

“Everton dapat mengonfirmasi bahwa mereka telah secara resmi mengajukan banding atas pengurangan dua poin yang diberlakukan pekan lalu oleh komisi Liga Primer menyusul pelanggaran aturan Laba dan Keberlanjutan pada TA23,” kata klub itu dalam sebuah pernyataan Senin (15/4/2024).

Berita Lainnya:
Jay Idzes Bantu Venezia Raih Kemenangan Comeback Atas Lecco

Everton sebelumnya mendapatkan pengurangan 10 poin pada November setelah mengakui pelanggaran PSR untuk periode penilaian yang berakhir pada musim 2021-22. Namun hukuman itu dikurangi menjadi enam poin di tingkat banding.  

sumber : Reuters

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi