Minggu, 16/06/2024 - 00:37 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

HIBURAN

Hotman Paris ‘Ajarkan’ Pengacara Anies dan Ganjar Cara Buktikan Kecurangan

JAKARTA — Anggota Tim Pembela Prabowo-Gibran, Hotman Paris Hutapea kembali menyampaikan pernyataan menohok terhadap pengacara Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud dalam sengketa hasil Pilpres 2024. Bahkan, Hotman mengajarkan pengacara lawan cara membuktikan kecurangan di sidang MK.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Dia awalnya menyebut, pengacara pihak Prabowo-Gibran unggul jauh dibanding advokat kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud. Menurut Hotman, kubu Prabowo-Gibran diisi pengacara top seperti Yusril Ihza Mahendra, Otto Hasibuan, dan OC Kaligis.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Baca: Jenderal Gatot Klarifikasi Kabar Hoaks akan Demo MK dan Istana

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

“Yang di sana pengacaranya 01, Refly Harun tidak pernah bersidang. (Pengacara Ganjar-Mahfud) Todung Mulya Lubis cuma konsultan. Anda bisa lihat betapa hancurnya pembelaan mereka,” kata Hotman usai menyerahkan kesimpulan pihaknya atas sidang sengketa di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2024).

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Hotman menuturkan, kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud dalam permohonannya mendalilkan bahwa telah terjadi kecurangan karena rakyat disogok menggunakan bansos untuk memilih Prabowo-Gibran. Menurut dia, dalil tersebut seharusnya dibuktikan dengan menghadirkan pemilih yang dianggap memilih karana bansos.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh
Berita Lainnya:
Keseruan Army Berbagai Negara Rayakan BTS Festa di Jamsil Korea

“Kalau kami jadi pengacaranya … yang sudah puluhan tahun berperkara, saya akan kumpulkan lima masyarakat penerima bansos dari tiap kabupaten, terutama yang berpihak. Bawa ke MK ratusan. Ini mereka tidak lakukan,” ujar Hotman.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Baca: Hadiri Ulang Tahun ke-65 Titiek Soeharto, Prabowo Dapat Cipika-Cipiki

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

 

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Dia menyebut, pengacara Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud “terpengaruh sama filsafat kosong dari Rocky Gerung”. Alhasil, mereka menghadirkan Guru Besar Filsafat STF Driyarkara Franz Magnis Suseno dan sejumlah psikolog sebagai ahli dalam persidangan.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Menurut Hotman, dugaan perbuatan melawan hukum seperti kecurangan tidak bisa dibuktikan dengan menggunakan pendapat psikolog dan guru besar filsafat. “Jadi benar-benar pembelaan mereka itu seperti saya bilang di awal, benar-benar pepesan kosong. Jadi jangan nangis kalau kalah,” ujar Hotman.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard
Berita Lainnya:
Putri Ariani ‘Menyihir’ Penonton Konser Alan Walker di Jakarta dengan Suara Merdunya

Sebagai gambaran, kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud sama-sama menuntut MK membatalkan putusan KPU Nomor 360. Mereka juga meminta MK memerintahkan KPU melaksanakan pemungutan suara ulang Pilpres 2024 tanpa melibatkan Prabowo-Gibran.

Baca: HUT ke-72 Kopassus, Dirgahayu Komando!

Petitum itu diajukan karena mereka yakin bahwa pencalonan Gibran tidak sah. Mereka juga mendalilkan bahwa pelaksanaan Pilpres 2024 diwarnai pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) yang dilakukan Presiden Jokowi.

Salah satu bentuk TSM yang didalilkan adalah Jokowi menyalahgunakan bansos untuk kepentingan pemenangan Prabowo-Gibran. “Dalam konteks kebijakan, Presiden Jokowi melakukan abuse of power dengan cara mempolitisasi bantuan sosial ….,” kata Ganjar-Mahfud dalam berkas gugatannya halaman 50.

Febryan A

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

هَٰؤُلَاءِ قَوْمُنَا اتَّخَذُوا مِن دُونِهِ آلِهَةً ۖ لَّوْلَا يَأْتُونَ عَلَيْهِم بِسُلْطَانٍ بَيِّنٍ ۖ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا الكهف [15] Listen
These, our people, have taken besides Him deities. Why do they not bring for [worship of] them a clear authority? And who is more unjust than one who invents about Allah a lie?" Al-Kahf ( The Cave ) [15] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi