Selasa, 21/05/2024 - 08:04 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Grebek Dua Markas Geng Motor di Indramayu, Polisi Amankan 16 Orang

 INDRAMAYU — Petugas gabungan dari Polsek Karangampel, Polsek Krangkeng dan Polsek Kedokan Bunder, jajaran Polres Indramayu, menggrebek markas geng motor di dua lokasi berbeda. Langkah tegas itu dilakukan pada Rabu (17/4/2024) pukul 22.00 WIB sampai dengan Kamis (18/4/2024) pukul 03.00 WIB.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Adapun penggrebekan itu dilakukan di markas genk motor P2T (Battel Of Team) yang berada di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Karangampel, Kabupaten  Indramayu dan markas genk motor di wilayah Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu. Dalam penggrebekan itu, petugas mengamankan 16 orang yang diduga sebagai anggota geng motor dari dua lokasi tersebut.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Anggota DPRD Minta Pemprov DKI Jakarta Bina Tukang Parkir Minimarket

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar melalui Kapolsek Karangampel, AKP Suprapto, mengatakan, belasan anggota geng motor itu ditangkap saat sedang asyik nongkrong di dua tempat berbeda di wilayah Karangampel dan Kedokanbunder.

“Dari hasil interogasi, sebagian dari mereka mengakui sering memakai obat keras terlarang,’’ ujar Suprapto, Kamis (18/4/2024).

Suprapto menjelaskan, aksi geng motor itu sangat meresahkan warga setempat. Bahkan salah satu anggota geng motor berinisial N, sebelumnya diketahui memprosting gambar dirinya di media sosial sedang membawa senjata tajam jenis celurit.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

“Senjata tajam itu dipinjam oleh N dari temannya yang berinisial I, yang sekarang sudah kami amankan,’’ kata Suprapto.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Pengamat: Ahok Punya Energi Besar untuk Bertarung di Pilkada DKI

Selain itu, polisi juga mengamankan D, yang menjual senjata tajam di media sosial.  Polisi juga mengamankan DN, yang membeli senjata tajam jenis celurit dari D.

“Berdasarkan pengakuan DN, celurit itu hilang saat digunakan untuk tawuran di wilayah Kecamatan Jatibarang,’’ terang Suprapto.

ADVERTISEMENTS

Suprapto menambahkan, pihaknya juga mengamankan seorang pria berinisial H, yang menjual obat terlarang kepada P. Pihaknya juga memburu A, yang diduga menjadi pengedar obat terlarang. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan Sat Narkoba untuk menangkap bandar obat,’’ tutur Suprapto. 

ADVERTISEMENTS

 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi