Minggu, 26/05/2024 - 23:04 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Mudahkan Impor, Hippindo Sambut Baik Rencana Revisi Permendag 36

Pengunjung mengamati produk yang ditawarkan di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 JAKARTA — Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menyambut baik rencana pemerintah merevisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 36 Tahun 2023. Langkah itu dinilai akan memudahkan pelaku usaha.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Jadi saya sangat senang hasilnya hari ini perjuangan kami untuk menunda, merevisi Permendag 36 terutama pertek (persetujuan teknis) itu disikapi positif. Kita berharap malam ini ada pertemuan, tadi Pak Menko bilang minggu depan, kita akan tunggu,” kata Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah saat ditemui di Jakarta, Kamis (18/4/2024).

Berita Lainnya:
Bagaimana Dampak Terkini Boikot Terkait Israel pada Merek Global?

Selama ini, kata dia, pengusaha merasa sulit memenuhi kebutuhan barang. Bahkan tidak bisa menyiapkan stok karena kesulitan impor. Ia menjelaskan, barang impor susah masuk karena harus memenuhi perizinan yang belum siap. 

“Artinya (sekarang) kita akan penuhi stok,” ujar Budihardjo.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Hippindo, lanjut dia, juga telah meluncurkan program Belanja di Indonesia yang didukung oleh pemerintah. Langkah tersebut diharapkan dapat menaikkan kinerja sektor ritel yang sempat terpuruk karena kosongnya stok barang.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Bank Aceh Syariah Salurkan Zakat Perusahaan Rp14,3 Miliar

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Permendag Nomor 36 tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor sebagaimana telah diubah dengan Permendag Nomor 3 Tahun 2024 akan direvisi. Kini dalam tahap evaluasi.

Airlangga meminta para pengusaha tetap mendukung belanja produk dalam negeri. Ia juga mengimbau agar tidak membeli produk impor demi memacu perdagangan domestik. 

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi