Kamis, 23/05/2024 - 01:56 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Jadi Korban Pembunuhan, Ditemukan Tiga Proyektif Peluru di Jasad Erni Fatmawati

 KAPUAS HULU–Kepala Kepolisian Resor Kapuas Hulu Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hendrawan mengatakan Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Barat menemukan tiga proyektil peluru di tubuh jasad Erni Fatmawati. Erni merupakan seorang wanita yang tewas dengan luka tembakan.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

“Ditemukan tiga proyektil di badan mayat korban mengenai jenis proyektil tersebut akan dilakukan uji Balistik di Labforensik Polda Kalbar,” kata AKBP Hendrawan, di Putussibau Kapuas Hulu, Sabtu (20/4/2024).

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Hendrawan menyampaikan proses autopsi dilaksanakan Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Barat bersama personel Polres Kapuas Hulu, di kebun milik suami korban, di Dusun Sengkalu Desa Pengkadan Hilir Kecamatan Pengkadan, Kabupaten Kapuas Hulu. Proses autopsi dilakukan sejak pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 19.30 WIB, pada Jumat (19/4/2024) kemarin.

Berita Lainnya:
Tak Lagi Dianggap Sebagai Kader PDIP, Jokowi: Terima Kasih

Ia mengatakan dalam kasus pembunuhan tersebut Polres Kapuas Hulu juga telah menetapkan satu orang tersangka berinisial KI. Selain itu, kepolisian juga mengamankan satu pucuk senjata api rakitan yang ditemukan beberapa hari setelah penemuan mayat korban.

Selain itu, sedikitnya 11 saksi juga sudah dimintai keterangan untuk memperkuat dalam pengungkapan kasus pembunuhan tersebut. Tersangka ditangkap, jajaran Satreskrim Polres Kapuas Hulu, di Menendang Kecamatan Pengkadan, Senin (15/4/2024) sore.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Sosok Kapolres dan Kasatlantas Manado Terancam Dicopot dari Jabatannya Terkait Kematian Brigadir RAT

“Tersangka nekat membunuh korban, lantaran dendam atau sakit hati,” ucap Hendrawan.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Untuk diketahui, korban merupakan seorang perempuan berusia 42 tahun yang ditemukan tewas tergeletak dengan luka bekas peluru di sejumlah tubuhnya, di ruas jalan Dusun Nanga Lidau, Desa Pinang Laka Kecamatan Pengkadan, sekitar pukul 07.45 WIB, Selasa (9/4/2024).

Selang beberapa hari penemuan mayat korban, warga setempat bersama aparat kepolisian menemukan sepucuk senjata api rakit di semak-semak di sekitar lokasi ditemukannya jasad korban. “Tersangka dan barang bukti sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” katanya.

ADVERTISEMENTS

sumber : Antara

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi