Kamis, 23/05/2024 - 04:18 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Microsoft Disebut Siapkan Investasi Lebih dari Rp 14 Triliun di Indonesia.

Arsip foto – Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi bersama Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria berfoto bersama Sekjen Kementerian Kominfo Mira Tayyiba, dan Presiden Direktur Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir usai penandatanganan nota kesepahaman kolaborasi antara Kementerian Kominfo dan Microsoft Indonesia di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2024).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

JAKARA — Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan perusahaan teknologi global Microsoft sudah menyiapkan investasi bernilai besar untuk ditanamkan di Indonesia.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Ia menyebutkan nilai investasi yang bakal dihadirkan Microsoft untuk Indonesia sekitar Rp14 triliun bahkan bisa melebihi nilai tersebut.

“Lebih gede (dari Rp14 triliun), tapi jangan saya deh yang ngomong, dia (Microsoft) aja yang ngomong,” kata Budi di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2024).

Menurut Budi nantinya investasi bernilai besar tersebut bakal tersebar dalam beragam bentuk termasuk salah satunya untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai talenta digital.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Jokowi Keluhkan Peredaran Uang yang Semakin Kering, Ekonom: Akibat Utang yang Ugal-ugalan

Rencana investasi Microsoft untuk Indonesia sebenarnya sudah ditandai mulai dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Microsoft pada Maret 2024.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Dalam MoU itu, Microsoft berkomitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia bidang digital dan penguatan infrastruktur dan digitalisasi pemerintah.

Lalu ada juga kerja sama penguatan tata kelola artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan) yang bertanggung jawab, penguatan implementasi dan praktik pelindungan data pribadi (PDP) serta kerja sama di bidang-bidang lainnya.

ADVERTISEMENTS

Kolaborasi itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mira Tayyiba dan Presiden Direktur Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir.

ADVERTISEMENTS

Di samping itu, dalam waktu dekat Chief Executive Officer (CEO) Microsoft Satya Nadella dikonfirmasi bakal mengunjungi Indonesia pada April 2024 dan hal itu menguatkan keseriusan Microsoft berinvestasi di Indonesia.

Berita Lainnya:
Wapres Sebut Ada Empat Fokus Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah 

Kabar datangnya CEO Microsoft itu disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi sejak akhir Maret lalu. 

Secara lebih rinci khusus dengan Microsoft, menurut Budi salah satu topik bahasan yang akan dibahas bersama Pemerintah Indonesia ialah terkait dengan pengembangan talenta digital dan juga pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI di Indonesia. 

“Kami bakal membicarakan bagaimana transfer technology and knowledge buat transformasi digital Indonesia. Melanjutkan yang sudah kemarin kami bicarakan. Karena mau tidak mau kan artificial intelligence ini AI ini akan terus berkembang, sehingga kita perlu banyak kerja sama dan mengadopsi berbagai pemain-pemain global,” kata Budi. 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi