Kamis, 23/05/2024 - 00:18 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ACEH

Investasi Besar PT PEMA di Pelabuhan Kuala Langsa

LANGSA – PT Pembangunan Aceh (PEMA) mengumumkan rencana investasi besar-besaran dalam upaya meningkatkan kapasitas dan fungsi Pelabuhan Kuala Langsa.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Direktur Utama PT PEMA, Ali Mulyagusdin, menyatakan, pengembangan infrastruktur menjadi prioritas utama untuk mendukung operasi bongkar muat dan aktivitas kepelabuhanan yang efisien.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Ali menekankan pentingnya fasilitas pendukung yang lengkap untuk memastikan kelancaran investasi yang direncanakan.

“Kami fokus pada pembangunan infrastruktur penunjang sebagai langkah awal,” ujarnya dalam wawancara setelah Ceremonial Lifting Sulfur perdana di Pelabuhan Kuala Langsa pada Sabtu (20/4/2024).

Berita Lainnya:
Empat Kantor Pertanahan di Aceh Luncurkan Layanan Elektronik

Selain itu, PT PEMA juga berambisi mengubah sulfur menjadi produk turunannya dengan membangun pabrik di Kota Langsa. Rencana ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi kawasan tersebut.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Rencana jangka panjang lainnya termasuk kegiatan perdagangan Cangkang Sawit, pembangunan mini refinery untuk CPO, serta pengembangan pergudangan khusus perikanan.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Pengurus DPD dan DPC KIPRA Aceh Dilantik, Ketua Umum: Selamat Bertugas

Kegiatan Lifting Sulfur Perdana ini dianggap sebagai langkah awal untuk menguji kesiapan Pelabuhan Kuala Langsa dalam mendukung investasi jangka panjang yang sustainable.

“Fasilitas pendukung adalah kunci utama. Dengan adanya fasilitas ini, kami dapat memastikan kesiapan kami dalam mendukung rencana masa depan,” tutup Ali.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi