Kamis, 30/05/2024 - 12:52 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Sembilan Karomah Sahabat Nabi

JAKARTA — Jika Nabi SAW memiliki mukjizat, untuk membuktikan kenabiannya dan menunjukkan bukti kebesaran Allah swt, maka para wali Allah, memiliki karomah. Karomah merupakan kejadian luar biasa yang dianugrahkan Allah kepada orang-orang saleh, hamba-hamba pilihan-Nya.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Berikut ini karomah-karomah yang dimiliki para sahabat Rasulullah saw dikutip dari buku Tanya Jawab Islam keluaran Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah (PISS).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

1. Karomah Abu Bakr As-Siddiq 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Imam Fakhrur Razi, tatkala menafsirkan Surat Al-Kahfi banyak menceritakan tentang karomah para sahabat Nabi termasuk di dalamnya karomah Abu Bakr As-Siddiq.

 Diceritakan bahwa saat mayat Abu Bakr dibawa dan mendekati pintu makam Rasulullah, para pengusung mengucapkan salam, “Assalammu’alaika ya Rasulullah, ini Abu Bakr sedang di luar pintu”. Tanpa diduga pintu makam langsung terbuka dan terdengar suara, “Masuklah orang yang dicintai kepada orang yang mencintainya” 

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Menurut Imam Taj Al-Subki, Abu Bakr memiliki 2 macam keramat. Pertama, mengetahui penyakit yang dialaminya membawa kematian dan mengetahui bayi yang ada didalam kandungan isterinya adalah bayi perempuan.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

2. Karomah Umar Ibn Al-Khatab Al- Faruq 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Sarriyyah Ibn Zanim adalah salah seorang pemimpin bala tentara Umar Ibn Al Khattab. Suatu ketika dia sedang berada di medan peperangan dan saat itu balatentera yang dipimpinnya tengah berada di pintu Nuhawand. 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

Saat itu, Umar Ibn-Al Khatab sedang berada di atas mimbar untuk membacakan khotbah, tiba-tiba saja dia berteriak agar Sarriyyah Ibn Zanim mengubah strategi perang. Padahal saat itu Sarriyyah Ibn Zanim berada di arena pertempuran di negeri timur, sedangkan Umar di Madinnah. Suara komando Umar tersebut didengar oleh Sarriyyah yang segera mengubah strategi perangnya. 

ADVERTISEMENTS

Di masa pemerintahan Umar Ibn Al-Khattab pernah terjadi gempa bumi yang maha dahsyat. Kemudian Umar bertahmid dan memukulkan cemetinya seraya berkata, “Hai bumi, tenanglah kamu!” Maka dengan segera bumi tenang kembali seperti semula. 

Kemudian, saat penaklukkan kota Mesir di bawah panglima ‘Amr Ibn Al-As, terjadi kekeringan di sungai Nil. Penduduk Mesir ketika itu meyakini bahwa air akan kembali mengalir setelah menumbalkan seorang gadis. Tradisi sesat itu kemudian dilaporkan ‘Amr Ibn Al-As kepada Umar Ibn Al-Khattab. Lalu Umar menuliskan surat kepada sungai Nil yang berbunyi, “Dari Amirul Mukminin Umar bin Khatab kepada sungai Nil di Mesir. Amma badq. Jika kamu mengalir dengan kehendakmu, maka janganlah kamu mengalir. Namun jika kamu mengalir karena kehendak Allah Yang Maha Esa dan Perkasa, maka kami mohon kepada Allah Yang Maha Esa dan Perkasa untuk mengalirimu” Selanjutnya surat itu dilemparkan ke dalam sungai Nil dan pada malam harinya sungai Nil mulai terisi air kembali.

Berita Lainnya:
Doa Istimewa di Waktu Mustajab

3. Karomah Usman Ibn ‘Affan Usman 

Usman terkenal dengan ketajaman firasatnya, yang oleh Ibn Taymiyyah digolongkan karomah yang dianugrahkan Allah kepadanya. Ketajaman firasatnya telah dibuktikan ketika dia berada di sebuah majelis taklim. 

Ketika itu datang seorang laki-laki dan wanita yang bukan muhrimnya. Usman mengatakan, “Ada 2 orang di antara kalian yang datang, sedangkan kedua matanya terlihat bekas berzinah..! ” sindir Usman. Kemudian orang tersebut terkejut dan mengira bahwa Usman telah mendapatkan wahyu dari Allah sebagaimana layaknya Nabi Muhammad SAW.

4. Karomah ‘Ali Ibn Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib terkenal bisa berdialog dengan orang-orang yang telah meninggal. Pada suatu hari bersama Said Ibn Al-Musayyab, Ali masuk ke lingkungan makam kota Madinah, dan mengucapkan salam kemudian menawarkan apakah mereka yang akan memberi kabar terlebih dahulu ataukah Ali. Mereka (para ahli kubur) menjawab, “Engkau beritakan kami kejadian apa yang ada sepeninggal kami?” Ali menjawab, “Sepeninggal kalian, isteri-isteri kalian menikah lagi, harta benda kalian telah dibagi menjadi warisan, dan anak-anak kalian menjadi yatim” “Dan bagaimana berita dari dalam kubur?” lanjut ‘Ali. Mereka mengatakan, “Kain kafan telah tersobek, rambut-rambut jadi berantakan, kulit-kulit telah tercabik-cabik, mataku turun sampai ke pipi, mulutku mengeluarkan cairan bercampur nanah, apa yang kuperbuat di atas dunia telah kudapatkan balasannya di dalam sini, aku sedang menunggu nasib di masa mendatang.”

Diriwayatkan pula bahwa Ali dapat menyembuhkan orang yang sakit lumpuh bertahun-tahun. Hal ini terbukti telah membuat orang lumpuh yang diketemukannya saat Ali dan putra kembarnya, Hasan dan Husain mendatangi Ka’bah untuk beribadah, lalu bertemu dengan orang lumpuh tersebut akibat dari perbuatan sebelumnya. Maka ‘Ali pun mendoakan dan menyerukan kepadanya untuk berjalan, maka orang tersebut dapat berjalan seperti orang-orang sehat lainnya. 

Berita Lainnya:
Akan Berakhir, Cek Batas Waktu Puasa Syawal 

Fakhrur Razi menjelaskan bahwa sebagian karomah Ali adalah dapat menyambung tangan yang telah dipotong, akibat kisas pencurian, hal ini terjadi pada budaknya sendiri. 

5. Karomah Sa’ad Ibn Abi Waqqas

Karomah Sa’ad yang terkenal adalah kemustajaban doanya. Sebagaimana diceritakan Tabrani Ibn ‘Asakir dan Abu Nu’aem dari Abi Qubaisyah bahwa pada suatu hari, Sa’ad pernah dihina dan dicaci maki oleh seseorang yang tidak mengenalnya. Kemudian Sa’ad berdo’a kepada Allah, “Ya Allah, hentikanlah gangguan lidah dan tangan orang yang menghinaku ini!” Dan saat orang tersebut ikut terlihat dalam peperangan, anak panah menancap ke bagian mulut dan tangannya, sehingga benar-benar tidak dapat berbicara dan memegang sesuatu. 

At-Tabrani juga telah mengemukakan suatu riwayat dari Ammir Ibn Sa’ad, bahwa ketika Sa’ad bertemu dengan orang yang mencaci maki Ali Ibn Abi Thalib, kemudian Sa’ad menegurnya, “Jangan kau caci orang yang telah meninggal dunia, nanti aku akan mendoakanmu”. Orang tersebut mengatakan, “Aku tidak takut dengan gertakmu” Akhirnya Sa’ad pun berdoa, “Ya Allah berilah orang ini atas pelajaran hinaannya terhadap orang yang telah meninggal” Seketika itu, disaksikan oleh orang banyak, si penghina itu terkena siksa-Nya.

6. Karomah Khalid Ibn Walid 

Banyak riwayat tentang karamat Khalid Ibn Al-Walid, diantaranya sebagaimana disebutkan Abu Ya’la dan Abu Nu’aim. Suatu ketika Khalid memakan makanan beracun, namun dia tidak terkena racun tersebut. Khalid juga disebut dapat mengubah isi guci yang semula khamer menjadi cuka. 

7. Karomah Usayd Ibn Khudayr 

Usayd ketika sedang membaca Alqur’an Surat Al-Kahfi, malaikat turun seperti bayangan halus dari langit untuk mendengar bacaan yang begitu indah dan merdu dan malaikat pun memberi salam kepada Usayd Ibn Khudayr. 

8. Karomah Salman Al-Farizi

Yang pernah makan bersama Salman satu piring, kemudian piring dan seluruh isinya terdengar mengucapkan tasbih kepada Allah SWT.

9. Karomah Ubbad Ibn Basyar 

Yang pernah bersama-sama pulang dari Majelis Rasulullah pada malam yang gelap gulita, kemudian muncul cahaya sebagai penerang mereka, dan saat mereka berpisah, cahaya itupun terbelah menjadi 2 untuk dapat menerangi masing-masing dari mereka.

 

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS
1 2

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi