ACEH
ACEH

Bustami Sampaikan LKPJ Gubernur Aceh 2023 dalam Sidang Paripurna DPRA

Ia menjelaskan, tahun 2023 panjang ruas jalan provinsi mencapai 1.781,72 km, dalam kondisi mantap 1.534,61 km atau 86,13%, dan dalam kondisi tidak mantap 247,11 km atau 13,87%.

Total panjang jembatan provinsi 16.781,03 m, dalam kondisi mantap 14.671,03 m atau 87,43%, sedangkan kondisi tidak mantap 2.110 m atau 12,57%.

Sementara sektor pengairan, luas cakupan layanan irigasi dalam kondisi baik seluas 27,390 hektar, peningkatan jaringan irigasi permukaan sepanjang 15,91 km, rehabilitasi jaringan irigasi permukaan sepanjang 1,54 km. Bendung irigasi yang dioperasikan dan dipelihara sebanyak 22 unit, pengoperasian dan pemeliharaan jaringan bendung irigasi permukaan sepanjang 35,62 km.

Selain itu, dalam upaya membantu masyarakat miskin, telah dibangun rumah layak huni sebanyak 1.308 unit. Sedangkan untuk memenuhi kepentingan strategis daerah provinsi telah dibangun 31 gedung, rehabilitasi dan renovasi 7 gedung, dan pembangunan rumah ibadah 528 unit, penyediaan Prasarana, Sarana dan Utilitas umum (PSU) dipermukiman sebanyak 93 kawasan.

Kemudian, untuk meningkatkan keberfungsian sosial kepada penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), telah dibantu 6.956 orang. Pengembangan pelayanan dan pembinaan terhadap 52 penyandang disabilitas, 70 anak terlantar, 79 lansia, 60 tuna sosial, dan pendidikan keterampilan 84 remaja putus sekolah yang tersebar di empat panti yang menjadi kewenangan Pemerintah Aceh.

Pemberian bantuan makanan 5.270 anak terlantar di 147 panti milik masyarakat dan 200 lanjut usia di 11 lembaga kesejahteraan sosial lanjut usia. Pembinaan dan pelatihan kepada 254 Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pemberian bantuan Usaha Ekonomi Kreatif kepada 585 kepala keluarga. Selanjutnya telah dilakukan pemenuhan kebutuhan sosial dasar bagi korban bencana alam dan sosial sebanyak 400.953 jiwa atau 12.874 kepala keluarga. Selain itu, Pemerintah Aceh juga membantu pemulangan warga Aceh sebanyak 85 orang.

Dalam urusan pendidikan telah dilakukan pembangunan, peningkatan dan perbaikan prasarana dan sarana pendidikan sebanyak 1.224 paket, pengadaan mebel sekolah sebanyak 90 paket, pengadaan perlengkapan sekolah 45 paket, pengadaan alat praktik dan peraga siswa sebanyak 243 paket. Kemudian pemberian beasiswa anak yatim, piatu dan yatim piatu sebanyak 53.981 siswa dengan nilai 129,55 milyar rupiah lebih.

Untuk urusan pendidikan dayah telah dilakukan pembangunan sarana dan prasarana kepada 321 dayah, pembangunan dan rehabilitasi 47 unit tempat ibadah dalam kompleks dayah dan rehabilitasi 5 dayah. Khusus pembayaran insentif kepada 2.537 orang tengku/guru dayah se Aceh dengan realisasi sebesar Rp.12,29 milyar lebih. Pemerintah Aceh juga telah dilaksanakan akreditasi kepada 1.685 dayah dengan berbagai tipe dayah se Aceh.

image_print
1 2 3 4 5

Reaksi

Berita Lainnya