Kamis, 23/05/2024 - 03:29 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Dewas Diminta Periksa Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Ini Alasannya

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

JAKARTA — Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap menyoroti Wakil Ketua KPK Alexander Marwata yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena dugaan pertemuan dengan eks Kepala Bea dan Cukai Yogyakarta Eko Darmanto. Eko saat ini menjadi tersangka di KPK karena kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Yudi menyebut dilaporkannya Alexander Marwata ke Polda Metro Jaya menunjukkan bahwa krisis integritas di Internal KPK semakin memprihatinkan. 

Berita Lainnya:
Biduan Cantik yang Diduga Nikmati Uang Kementan Datangi KPK, Diperiksa soal Kasus SYL

“Dewas KPK secepat mungkin melakukan pemeriksaan etik terkait kasus ini agar jelas dan transparan. Apalagi saksi-saksinya merupakan pegawai KPK sendiri dan juga Eko Darmanto yang tengah berkasus di KPK,” kata Yudi dalam keterangannya kepada Republika, Senin (22/4/2024). 

Yudi menekankan pemeriksaan Dewas penting untuk mencari motif pertemuan tersebut. Dewas pun dapat menelusuri bagaimana pertemuan tersebut terjadi. 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

“Alasan bahwa pertemuan di KPK dan diketahui pimpinan lain pun tidak bisa menjadi dalih (Alex) jika Dewas menemukan adanya pelanggaran etik dalam proses pemeriksaan,” ujar Yudi. 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Masih Berlangsung, KPK Geledah Ruang Kerja Sekjen DPR Indra Iskandar

Yudi berharap Dewas KPK menjadi benteng penjaga etik KPK. Terutama di tengah merosotnya kepercayaan KPK akibat perbuatan dan tingkah laku oknum Pimpinan dan Pegawai KPK yang jauh dari nilai-nilai integritas

“Karena memang pimpinan KPK dilarang bertemu pihak berperkara langsung atau tidak langsung,” ucap Yudi.

ADVERTISEMENTS

 

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi