Kamis, 30/05/2024 - 17:31 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Insiden Tepi Barat, AS Kemungkinan Jatuhkan Sanksi pada Lebih Banyak Pasukan Israel

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di Jeddah, Arab Saudi, Rabu, 20 Maret 2024.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

MOSKOW — Amerika Serikat kemungkinan besar akan menjatuhkan sanksi kepada lebih banyak satuan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), demikian dilaporkan media The Times of Israel pada Senin (22/4/2024), mengutip sumber AS yang tidak disebutkan namanya.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken sebelumnya menyatakan akan menjatuhkan sanksi kepada batalion Netzah Yehuda terkait insiden di Tepi Barat sebelum agresi Israel ke Palestina pada 7 Oktober 2023, demikian menurut media AS Axios pada Sabtu (20/4/2024).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Batalion Netzah Yehuda disebut beranggotakan pemukim Yahudi ortodoks muda dan radikal yang tidak diterima di satuan IDF lainnya. Atas sanksi tersebut, batalion Netzah Yehuda tidak akan bisa mendapat bantuan dan akses pelatihan militer dari AS.

Berita Lainnya:
Dokter di Gaza: Persediaan Kami tidak akan Bertahan Lama

Selain batalion tersebut, Kemenlu AS dilaporkan akan mempertimbangkan sanksi untuk satuan militer dan polisi Israel lain yang melanggar hak asasi rakyat Palestina. Harian Israel itu melaporkan AS sudah menyelidiki sejumlah unit militer Israel atas dugaan pelanggaran HAM selama lebih dari satu tahun terakhir.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Seorang sumber AS menyatakan sanksi tersebut akan melarang Israel mengucurkan dana bantuan militer dari AS untuk membantu batalion Netzah Yehuda membeli persenjataan. Meski demikian, Israel tentu masih memiliki sumber dana lainnya di luar bantuan AS untuk membiayai batalion itu.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Musk: Pengacakan Sinyal Rusia di Ukraina habiskan Sumber daya Starlink

Sementara itu, IDF dengan keras menolak tuduhan tentara yang tergabung di batalion Netzah Yehuda telah melanggar kode etik. IDF menyebut batalion tersebut telah berjuang secara profesional dan gagah berani di Jalur Gaza.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Ahad (21/4/2024) menegaskan akan menentang sanksi apapun terhadap Israel. Senada, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir yang berhaluan ekstrem kanan menyatakan sanksi kepada unit militer Israel akan menjadi garis merah.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

sumber : Antara

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi